Kondisi 6 Korban Luka Bom Medan Mulai Membaik

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 15:52 WIB
Kondisi 6 Korban Luka Bom Medan Mulai Membaik Kondisi 6 korban luka bom bunuh diri di Medan mulai membaik. (dok. Istimewa).
Medan, CNN Indonesia -- Ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11) mengakibatkan terduga pelaku Rabbial Muslim Nasution tewas dan enam orang lainnya terluka. Korban bom Medan luka terdiri dari empat orang anggota polisi dan dua warga sipil.

Mereka langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan akibat terkena serpihan bom setelah kejadian. Kini kondisi mereka mulai membaik.

Keenam korban antara lain Kompol Abdul Mutolib (Kasi Propam Polrestabes Medan), Kompol Sarponi (Kasubbag Bin Ops Polrestabes Medan), Aipda Deni Hamdani (Staf Propam Polrestabes Medan), Brigadir Juli Chandra (Staf Propam Polrestabes Medan), Ikhwan Muliadi (masyarakat yang sedang mengurus SKCK), dan Richard Purba (PHL Polrestabes Medan).


Wakil Kepala Polda Sumut, Brigadir Jenderal Mardiaz Kusin sempat mengunjungi keenam korban di RS Bhayangkara Medan. Setelah menjenguk, mereka memberikan santunan dari istri Kapolri yang juga Ketua Bhayangkari.

"Kondisi semuanya mulai membaik. Alhamdulillah tidak terlalu parah. Allah masih melindungi kita semua dan tadi malam kami bersama Ketua Bhayangkari telah menjenguk korban," ucap Mardiaz, Kamis (14/11).

Seperti diketahui, ledakan di Mapolrestabes Medan terjadi Rabu pagi ketika banyak warga sipil hendak membuat SKCK untuk keperluan pendaftaran CPNS 2019.

[Gambas:Video CNN]
Terduga pelaku Rabbial Muslim Nasution yang menggunakan atribut ojek online saat itu bisa masuk ke Mapolrestabes mengaku hendak turut mengurus SKCK. Dia sempat digeledah polisi sebelum masuk Polrestabes Medan.

Penggeledahan dilakukan karena gerak-geriknya mencurigakan. Saat itu, polisi meminta terduga pelaku membuka jaket dan tas ransel yang dibawanya, namun tak ditemukan benda mencurigakan sehingga pria itu masuk ke dalam lingkungan Polrestabes.

Rupanya bom dililit di pinggangnya. Dia kemudian meledakkan diri di dekat kantin. Di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah komponen seperti baterai, pelat besi juga paku. Material bom ini tersebar di depan kantin ruang pengurusan SKCK Mapolrestabes Medan.

(fnr/osc)