Ketua DPP Saifullah Tamliha mengatakan partainya sudah merencanakan untuk mempercepat pelaksanaan Muktamar pada awal Februari 2020. Sehingga percepatan Muktamar itu akan dibahas dalam Mukernas nanti.
"Itu hanya mempersiapkan agenda Muktamar. Jadi Muktamar itu digelar berdasarkan keputusan Mukernas. Kita harapkan awal Februari 2020 sudah selesai Muktamar," kata Tamliha kepada CNNIndonesia.com, Selasa (19/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya dipercepat karena kebutuhan," kata dia.
"Iya sudah ada [ketum definitif], jadi itu sudah on untuk menghadapi Pilkada," kata Tamliha.
"Tema Mukernas adalah mempertegas komitmen kesilaman dan kebangsaan. Itu keputusan rapat steering," kata Lena.
[Gambas:Video CNN]
Namun Lena membantah bila forum Mukernas itu juga mengagendakan rencana islah dengan kubu PPP pimpinan Humphrey Djemat. Menurutnya kepengurusan PPP kini sudah tunggal dan tak ada lagi partai lain yang mencatut nama PPP.
"Ya seperti yang tadi saya sampaikan, secara legitimasi itu tak ada lagi dua kubu. Jika Pak Humphrey niatnya untuk membesarkan PPP ikut saja hadir di acara Mukernas, sampaikan saja dia berkenan untuk hadir di acara itu," kata Lena.
Saat ini, Suharso Monoarfa masih menjabat pelaksana tugas setelah Ketua Umum PPP Romahurmuziy terjerat kasus tipikor jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama. (rzr/osc)