Polisi Sita Ratusan Sajam dan Pistol di Pilkades Sampang

CNN Indonesia | Kamis, 21/11/2019 22:20 WIB
Polisi Sita Ratusan Sajam dan Pistol di Pilkades Sampang Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Madura, CNN Indonesia -- Polres Sampang, Madura menyita 200 senjata tajam di sekitar tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan kepala desa (pilkades) Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada Kamis (21/11). Ratusan senjata itu disita sejak pagi pukul 10.00 WIB.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan bahwa senjata tajam disita sebagai upaya pencegahan konflik. Senjata yang disita berupa celurit, parang, pisau, hingga pistol berisi lima peluru.

"Kita melakukan penyisiran senjata tajam untuk meminimalisir terjadinya kericuhan. Harapannya tentu menginginkan pilkades serentak ini berlangsung aman dan damai," kata Didit, Kamis (21/11).


Senjata tajam banyak ditemukan di berbagai lokasi pekarangan rumah. Ada pula yang disembunyikan di balik baju warga.

Saat operasi dilakukan, tak ada warga yang memberontak. Polisi berhasil membujuk warga dengan alasan menjaga keamanan sehingga mau menyerahkan senjata yang dibawanya.
Didit lantas mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga suasana kondusif. Dia tidak ingin warga setempat terpancing oleh provokator yang tidak bertanggung jawab. Lebih baik diam dan tidak ikut serta ketika ada yang berusaha memanaskan situasi.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap datang ke TPS menggunakan hak suaranya, sehingga pelaksanaan pilkades berjalan lancar sesuai harapan bersama," tuturnya.

Warga berinisial MH, salah satu pembawa senjata tajam, mengaku tidak bermaksud membuat pilkades yang tertib menjadi ricuh. Dia mengaku sengaja membawa senjata tajam untuk menjaga diri dari pihak yang ingin berniat jahat.

"Tidak apa-apa diamankan, kan tidak hanya punya saya, senjata tajam milik orang lain juga begitu. Selama polisi menyisir demi menjaga keamanan, saya tidak keberatan," kata MH.

Polres Sampang menerjunkan sedikitnya 1.380 personel untuk mengamankan Pilkades serentak di 38 desa se-Kabupaten Sampang. Personel Brimob dari Polda Jatim, Kodam Brawijaya, dan Kodim 0828/Sampang juga turut dikirim.
[Gambas:Video CNN]
Sedangkan untuk pola pengamanan, polisi melakukan pemetaan dengan tiga kategori atensi daerah. Di antaranya, daerah kurang rawan, rawan, dan sangat rawan.

Daerah kurang aman akan dijaga oleh 15 personel, rawan dijaga 30 personel, sedangkan sangat rawan sebanyak 45 personel. Polisi mencatat, kategori daerah kurang rawan ada enam desa, rawan 10 desa, dan sangat rawan 22 desa.
(nrs/bmw)