Aplikasi Jakarta Aman untuk Layanan dan Pengaduan Warga DKI

Pemprov DKI, CNN Indonesia | Sabtu, 23/11/2019 14:47 WIB
Pemprov DKI luncurkan aplikasi Jakarta Aman yang berfungsi untuk menghadirkan pertolongan bagi warga yang memerlukan bantuan saat menghadapi masalah. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk berkolaborasi dengan PT Indonesia Lebih Aman meluncurkan aplikasi Jakarta Aman. Jakarta Aman merupakan aplikasi untuk membangun keterlibatan warga dan sistem pelaporan yang cepat dan tanggap.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan aplikasi ini memiliki fungsi untuk menghadirkan pertolongan bagi masyarakat yang memerlukan bantuan saat menghadapi masalah.

"Nah (rasa aman) dari mana? Dari sisi kami bisa merespons cepat lewat jaringan 112. Tapi yang tidak kalah penting, aplikasi ini juga memungkinkan kita bersambungan dengan sesama pengguna aplikasi, sehingga rasa aman itu hadir bukan hanya petugas yang merespons, tapi karena lingkungan," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/3).


Aplikasi ini memiliki beragam fitur terkait dengan keamanan di masyarakat. Mulai dari tombol darurat untuk mendapatkan bantuan sesegera mungkin dari operator 24 jam BPBD Provinsi DKI Jakarta (112) dan Komunitas Aman dengan Siskamling Digital untuk keamanan lingkungan tempat tinggal.

Fitur Lapor berguna untuk melaporkan insiden keperluan layanan publik di sekitar lingkungan pengguna. Kemudian fitur nomor penting yang memuat nomor telepon instansi penting di sekitar pengguna, hingga fitur Keluarga Aman dengan Walk with Me yang dapat mengamati posisi anggota keluarga saat bepergian.

Rasa aman warga merupakan sebuah kebutuhan pokok yang harus difasilitasi oleh pemerintah, sehingga sistemnya pun membutuhkan pembaruan yang mutakhir sesuai dengan perkembangan zaman. Sistem keamanan yang dimaksud adalah sistem yang ketersambungan, baik antara warga dengan pihak-pihak yang berwenang terkait keamanan maupun dengan lingkungannya sendiri.

Hingga November 2019, aplikasi Jakarta Aman telah diunduh sebanyak lebih dari 10ribu pengguna. Anies pun berharap agar semakin banyak warga DKI Jakarta yang mengunduh aplikasi Jakarta Aman agar komunitas yang tersambung dalam jaringan bisa saling menjaga dan merespons cepat saat terjadi masalah.

"Our community is our security, dan itu yang menjadi dasar aplikasi ini diluncurkan. Kita ingin aplikasi Jakarta Aman betul-betul berfungsi. Maka dari itu, saya mengajak untuk men-download aplikasi ini, supaya antarpengguna saling bantu dan menghadirkan rasa aman di kota ini," ujar Anies.

Founder Jakarta Aman Muhammad Fardhan Khan mengaku akan terus berkomitmen bersama pemerintah untuk meningkatkan fitur di dalam aplikasi agar ke depan dapat membantu menutup celah sistem pelaporan warga dan mempercepat penanganan suatu kejadian.

"Kami bersama Pemprov DKI Jakarta berkomitmen terus meningkatkan beragam fitur di Jakarta Aman agar dapat semakin menghubungkan antarwarga," kata Fardhan. (fef)