Polisi Terjunkan Tim Selidiki Kebakaran di Pulau Sebuku

CNN Indonesia | Minggu, 24/11/2019 23:41 WIB
Polisi Terjunkan Tim Selidiki Kebakaran di Pulau Sebuku Ilustrasi kebakaran. (Istockphoto/ Eduard Muzhevskyi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Kotabaru menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah hampir satu desa di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

"Kami tengah mengumpulkan saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Dari hasil penyelidikan nanti, dapat disimpulkan apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian dari musibah ini, sehingga harus ada pihak yang bertanggung jawab secara hukum," tutur Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, dikutip dari Antara, Minggu (24/11).

Dari informasi sementara sejumlah saksi, Andi menyebut api berasal dari rumah warga berinisial R.

"Tetapi ini hanya dugaan dari informasi warga. Belum bisa dipastikan. Yang pasti kami dalami apakah ini bisa dinaikkan ke penyidikan atau betul-betul musibah tanpa harus dilakukan penegakan hukum," jelasnya.

Berdasarkan data yang diterima Polres Kotabaru, Andi menjelaskan jumlah bangunan yang terbakar mencapai 200 rumah yang ditempati 700 jiwa. Bahkan, Polsek Pulau Sebuku dan asrama lima pintunya ikut ludes. Untuk membantu para korban, Polres Kotabaru telah mengirimkan beberapa tenda guna pendirian posko bantuan.

Wilayah Pulau Sebuku hanya bisa dijangkau dengan perahu.Wilayah Pulau Sebuku hanya bisa dijangkau dengan perahu. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Kemudian, tim medis juga disiagakan untuk melayani pemeriksaan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

"Sembako berikut peralatan mandi, perlengkapan bayi dan sebagainya juga terus dikirim. Semua bergerak membantu, ada perusahaan lokal juga bersama Pemda telah mendistribusikan bantuan. Sedangkan untuk mobilisasi bantuan, ada dua unit kapal Satuan Polairud yang kita operasikan," tandas Andi.

Sementara, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Yazid Fanani menginstruksikan jajarannya untuk mengerahkan bantuan bagi para korban kebakaran di Pulau Sebuku.

"Apa yang bisa kita bantu, tolong diberikan. Misalnya pengumpulan sembako ataupun pakaian layak pakai yang bisa digunakan korban. Sekecil apapun pasti bermanfaat," ucap Kapolda di Kotabaru, Minggu.

Yazid juga meminta anggotanya untuk membantu kelancaran distribusi logistik dari setiap bantuan yang disalurkan ke lokasi. Pasalnya, akses ke Pulau Sebuku hanya bisa ditempuh dengan moda transportasi air. Kapal-kapal pun menjadi penting untuk mobilisasi bantuan.

"Polairud bantu untuk mengerahkan kapal-kapal patrolinya. Jangan sampai niat baik masyarakat untuk membantu jadi terhalang akibat akses yang cukup sulit ini. Kemudian Bid Dokkes buka pelayanan kesehatan," tuturnya menekankan.

[Gambas:Video CNN]
Diketahui, kebakaran besar melanda Desa Sungai Bali di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru pada Sabtu (23/11) malam. Api yang berkobar hingga Minggu dini hari itu menghanguskan ratusan rumah di tiga Rukun Tetangga, yakni RT 01, 03 dan 04.

Pulau Sebuku terpisah dari Pulau Laut yang jadi ibukota Kabupaten Kotabaru. Berada di sebelah timur Pulau Laut dan di sebelah barat Pulau Sulawesi, ibukota kecamatan Pulau Sebuku berada di Desa Sungai Bali yang jadi lokasi kebakaran.

Jarak yang di tempuh untuk menuju Pulau Sebuku dari Pulau Laut sekitar 1 jam perjalanan menggunakan speedboat mengarungi lautan lepas.





(Antara/arh)