Polisi Serahkan 80 Warga China Tukang Tipu ke Imigrasi

CNN Indonesia | Kamis, 28/11/2019 13:27 WIB
Polisi Serahkan 80 Warga China Tukang Tipu ke Imigrasi Polda Metro Jaya menyerahkan 80 warga negara China yang melakukan penipuan di Indonesia ke pihak Imigrasi untuk tindak lanjut berikutnya. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya menyerahkan 80 tersangka kasus penipuan online atau kejahatan phone fraud yang merupakan warga negara China ke Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Tim gabungan Polda Metro diketahui meringkus 85 warga negara China dalam kasus tersebut. Namun, menurut Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan, hanya 80 orang saja yang terlibat dalam aksi penipuan itu.

"Sesuai koordinasi kami dengan divhubinter dan juga imigrasi direncanakan 80 ini akan kita serahkan ke imigrasi untuk proses lebih lanjut," kata Iwan di Polda Metro Jaya, Kamis (28/11).


Namun Iwan tak menjelaskan detail apakah pelimpahan 80 WN China ini ke imigrasi untuk dideportasi ke negara asal atau tidak.

"Nanti tanya aja ke imigrasi tindak lanjutnya seperti apa," ujarnya.
Polisi Serahkan 80 Warga China Tukang Tipu ke ImigrasiPolda Metro Jaya menyerahkan 80 warga negara China yang melakukan penipuan di Indonesia ke pihak Imigrasi untuk tindak lanjut berikutnya. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Lebih jauh Iwan menuturkan untuk lima warga negara China lainnya setelah dilakukan pemeriksaan mereka tidak terlibat aksi penipuan. Meski demikian mereka ikut diringkus, lantaran alat komunikasi mereka terkena hack sehingga tergabung dengan jaringan penipuan itu.

"Karena ada sesuatu terkait dengan alat komunikasi mereka yang terkena hack. Jadi kami pastikan mereka tidak terlibat," tuturnya.

Sementara itu, untuk enam warga negara Indonesia yang turut diamankan, lanjut Iwan, telah diperiksa dan berstatus hanya sebagai saksi.

Iwan menambahkan, penangkapan 80 warga negara China tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas permohonan kepolisian China dan Kedubes China di Indonesia untuk membantu mengungkap kasus penipuan online itu.

"Kami sudah lakukan penyelidikan dan saat ini kita sudah dapatkan dan tetapkan," ucap Iwan.

[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, tim gabungan Polda Metro Jaya meringkus 85 tersangka warga negara China terkait kasus penipuan online atau kejahatan phone fraud. Mereka ditangkap di tujuh lokasi berbeda.

Selain warga negara China, polisi juga turut meringkus enam warga negara Indonesia.

"Kita melakukan penangkapan 91 orang di tujuh lokasi, dari 91 orang itu 85 warga negara China," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono.

Gatot menuturkan 85 warga negara China itu datang ke Indonesia dengan menggunakan visa wisata. Koordinator para tersangka diketahui berada di China.

Gatot menjelaskan, enam WNI yang ikut ditangkap usai diperiksa tak terlibat penipuan. Mereka sebatas membantu para tersangka saat berpergian, membantu keperluan makan, bersih-bersih rumah, dan sebagainya. (dis/osc)