Jokowi: Jagoan Bener Pratikno Jika Bisa Intervensi Golkar

CNN Indonesia | Senin, 02/12/2019 15:35 WIB
Jokowi: Jagoan Bener Pratikno Jika Bisa Intervensi Golkar Presiden Jokowi (kiri) dan Mensesneg Pratikno (kanan). (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Partai Golkar tak mungkin bisa diintervensi pihak luar dalam proses pemilihan ketua umum, termasuk oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Kalau Mensesneg (Pratikno) bisa intervensi ke Golkar, jagoan bener Mensesneg," kata Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12).

Pratikno yang duduk di sisi kanan Jokowi lantas menyampaikan bahwa dirinya tak mengenal satu pun Ketua DPD Golkar.


"Ini coba kenal satu DPD pun enggak. Pak Seskab (Mensesneg), apa urusannya dengan munas Golkar?" ujar Jokowi.

Mantan wali kota Solo itu mengatakan musyawarah nasional (munas) Partai Golkar merupakan masalah internal partai. Memang, aku Jokowi, terdapat sejumlah menteri yang merupakan kader Golkar.

[Gambas:Video CNN]
"Ya Kalau misalnya ada menteri [dari Partai Golkar], Pak Luhut, Pak Luhut kan Golkar; atau Pak Agus Gumiwang, kan Golkar; atau Pak Zainudin Amali, Golkar," tuturnya.

Jokowi meminta semua pihak untuk tak ikut campur dalam pemilihan ketua umum pada Munas Golkar, pekan ini.

"Ya biarkan lah Golkar secara demokratis menentukan arah ke depan pimpinannya. Dan kita tahu sebagai partai besar penting sekali Golkar dalam menjaga stabilitas politik nasional, juga ikut berkontribusi besar dalam pembangunan nasional kita," katanya.

Diketahui, dua kader beringin yang bersaing keras dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar sejauh ini adalah Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Pemilihan ini akan digelar dalam munas Partai Golkar awal Desember ini.

Loyalis Bamsoet, Syamsul Rizal Hasdy, menuding ada tiga menteri Jokowi, salah satunya Pratikno, yang menjadi alat untuk menekan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Golkar tingkat I dan II serta sejumlah kepala daerah yang merupakan kader 'Beringin' untuk mengarahkan dukungan ke Airlangga jelang munas.


(fra/arh)