JK Minta Caketum Golkar Tak Bakar Duit di Pemilihan Ketum

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 18:04 WIB
JK Minta Caketum Golkar Tak Bakar Duit di Pemilihan Ketum Jusuf Kalla. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) meminta Airlangga Hartarto dan calon ketua umum lainnya tidak membakar duit dalam kontestasi pemilihan ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024.

Bambang Soesatyo sendiri telah menyatakan mundur dari pencalonan Ketum Golkar.

JK mengaku sudah menyampaikan pesan tersebut saat bertemu Airlangga dan Bamsoet beberapa waktu lalu dan yakin semua pihak akan bersatu di akhir proses pemilihan ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024.


"Kita sudah bicara beberapa waktu yang lalu, juga saya yakin pada ujungnya akan bersatu. Katakanlah sebelum mereka, jangan bakar duitlah," kata JK kepada wartawan usai menghadiri sebuah acara diskusi di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan pada Selasa (3/12).
Menurutnya, transaksional dalam politik sangat berbahaya. JK mengingatkan bahwa aksi bakar duit dalam kontestasi pemilihan ketua umum Partai Golkar berpotensi tidak menghasilkan sosok pemimpin yang terbaik.

"Kita terbuka saja, jangan terjadi begitu (bakar duit). Kalau itu tidak ada habis-habisnya nanti transaksional yang berbahaya. Pimpinannya bukan lagi yang terbaik, siapa yang paling kaya," kata mantan Wakil Presiden itu.

JK sempat mengungkapkan pengalamannya saat mengikuti kontestasi pemilihan ketua umum Golkar pada 2004 silam. Kala itu, JK tengah menjabat Wakil Presiden mendampingi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya, pencalonannya berjalan cukup mudah saat itu.

"Saya jadi ketua pada zaman normal. Saya memutuskan mencalonkan diri jadi ketua hanya lima hari, kampanye dua hari. Jadi Sabtu saya izin ke SBY, saya ingin jadi ketua," ungkapnya.
[Gambas:Video CNN]
Setelah meminta izin ke SBY, ia mulai rajin berkeliling untuk kampanye.

Berangkat dari pengalamannya itu, JK meminta kepada seluruh calon ketua umum Golkar yang akan bertarung di Munas agar menciptakan proses pemilihan yang damai. Ia juga meminta para calon ketua umum Golkar tak menggunakan politik uang.

"Ya mudah-mudahan tidak lagi terjadi jor-joran, kalau ada lagi nanti bakar duitlah," tuturnya.

Munas Partai Golkar akan digelar mulai hari ini, Selasa (3/12) hingga Jumat (6/12) mendatang. Rencananya, Presiden Joko Widodo akan membuka acara yang berlangsung di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta tersebut.

Berdasarkan jadwal yang diterima CNNIndonesia.com, Munas Golkar akan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Sementara, Jokowi dijadwalkan menyampaikan pidato pada pukul 20.30 WIB.

Salah satu agenda dalam Munas yang akan berlangsung selama empat hari ini adalah pemilihan Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024.

Sebanyak sembilan kader partai 'Beringin' tercatat telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketum atau caketum kala proses pendaftaran ditutup pada Senin (2/12) pukul 21.00 WIB.

Mereka adalah Airlangga, Bamsoet, Ridwan Hisjam, Ali Yahya, Achamad Annama, Indra Bambang Utoyo, Agun Gunandjar Sudarso, Derek Lopatty, serta Aris Mandji. Belakangan Bambang Soesatyo memilih mundur dari pencalonan dengan alasan demi menjaga soliditas partai beringin.
(mts/ugo)