Anies Sebut Tanggul Muara Baru Jebol Tanggung Jawab PUPR

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 05/12/2019 12:56 WIB
Anies Sebut Tanggul Muara Baru Jebol Tanggung Jawab PUPR Suasana tanggul National Capital Integrated Coastal Deveploment (NCICD) Muara Baru yang jebol di Jakarta, Rabu (4/12/2019). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan jebolnya tanggul Proyek Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Muara Baru, Jakarta Utara, sepenuhnya jadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Lagi pula kata Anies tanggul yang jebol ini memang merupakan tanggul yang dibangun oleh Kementerian yang dipimpin oleh Basuki Hadimuljono itu.


"Tanggul (roboh) yang dibangun oleh Kementerian PUPR. Itu proyek Kementerian PUPR," kata Anies di kawasan Polda Metro Jaya usai menghadiri peluncuran ETLE Development program, Jakarta, Kamis (5/11).


Anies berterima kasih Kementerian PUPR sudah turun langsung ke lapangan untuk melihat dan membenahi tanggul yang jebol tersebut. Saat ini pihak Pemprov hanya bisa memberi dukungan dan ikut memantau pembenahan tanggul jebol tersebut.

"Alhamdulillah kita bersyukur teman-teman dari Kementerian PUPR sudah sejak hari Selasa sore mereka bekerja di sana jadi kita pantau kita dukung apa yang dibutuhkan teman-teman PUPR," kata Anies.


Beberapa hari lalu, tanggul yang masuk proyek NCICD di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara jebol. Tanggul itu bahkan diperkirakan jebol sekitar 100 meter.

Anies Sebut Tanggul Muara Baru Jebol Tanggung Jawab PUPRGubernur Anies Baswedan menyebut jebolnya tanggul NCICD di Muara Baru, Jakarta Utara adalah tanggung jawab Kementerian PUPR. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
NCICD sendiri merupakan megaproyek yang memiliki masterplan untuk perlindungan jangka panjang atas wilayah Jakarta dan sekitarnya, terhadap bencana banjir rob yang disebabkan oleh luapan air laut.

NCICD sendiri akan terbagi dalam tiga tahap. Paling utama adalah pembangunan dan penguatan tanggul laut di sepanjang pesisir Utara Jakarta sepanjang 120,2 kilometer yang melintang dari Timur ke Barat.

Tanggul ini diharapkan dapat menahan kerusakan atau pergesaran tanah akibat meningkatnya gelombang air laut di kawasan ini. Setelah para pengembang reklamasi menyatakan mundur pembangunan proyek ini sepenuhnya diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian PUPR.


[Gambas:Video CNN] (tst/pmg)