Idham Azis Isyaratkan Kapolda Metro Ditarik ke Mabes Polri

CNN Indonesia | Kamis, 05/12/2019 14:52 WIB
Idham Azis Isyaratkan Kapolda Metro Ditarik ke Mabes Polri Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy Pramono (tengah) disebut segera bergeser. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolri Jenderal Idham Azis menyebut Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono segera bergeser posisi ke Mabes Polri.

Hal itu disampaikan Idham saat memberikan sambutan dalam acara launching ETLE Development Program, E-Drives, Aplikasi Help Renakta dan Aplikasi Satpam Mantap di Polda Metro Jaya, Kamis (5/12).

"Sudah pantas Pak Gatot ini ke Mabes Polri," kata Idham sambil tertawa.


Idham menganggap Gatot menunjukan kinerja baik sebagai Kapolda Metro Jaya meski belum genap dua tahun menjabat.

Di akhir sambutannya, Idham kembali menyinggung soal pergeseran Gatot dari jabatannya selaku Kapolda Metro Jaya.

[Gambas:Video CNN]
"Sebentar lagi Pak Kapolda bergeser. Kalau kapoldanya tidak eager (bersemangat) sama [pergeseran] ini, ya hanya tinggal saja program," tutur Idham.

Isu pergeseran perwira tinggi di lingkungan Polri ramai dibicarakan setelah jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) kosong. Sebab, penjabat Kabareskrim sebelumnya, Idham Azis, dilantik menjadi Kapolri, 1 November.

Namun, hingga kini Idham masih belum menunjuk sosok pengganti dirinya untuk posisi Kabareskrim. Praktis, jabatan itu telah kosong selama satu bulan. Nama Gatot sendiri sempat diisukan bakal mengisi jabatan tersebut.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya masih memproses soal pengisian jabatan Kabareskrim.

"Tentunya ini kan rotasi berkaitan dengan yang lain. Jadi tidak hanya satu saja, tapi berkaitan dengan pejabat-pejabat yang lain," ujar Argo, Kamis (21/11).

"Nanti kita akan lakukan rotasi, tentunya akan ada kaitannya di situ. Ada juga yang nanti akan pensiun, juga nanti akan tour of duty," lanjutnya.

(dis/arh)