Dishub Akan Tambah Petugas Jaga di U-turn Jalan Satrio

CNN Indonesia | Sabtu, 07/12/2019 00:15 WIB
Dishub Akan Tambah Petugas Jaga di U-turn Jalan Satrio Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menambah petugas jaga di sekitar u-turn Jalan Satrio. Penambahan petugas dilakukan karena di wilayah itu telah terjadi pembongkaran paksa batas penutup jalan putaran di kawasan itu.

"Iya sore ini kita perkuat untuk penutupan, ditambah (penambahan petugas jaga) dengan penugasan yang bertugas lagi,"  kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (6/12). 

Ia mengatakan sebelumnya petugas sempat menutup area untuk berputar balik itu. Namun sejumlah pengemudi membongkar batas penutup karena dianggap memperlambat kendaraan di wilayah tersebut. 

Sebaliknya, Syafrin mengklaim penutupan U-turn di Jalan Dr Satrio selama tiga hari kemarin malah berhasil mengurangi kemacetan di kawasan tersebut. 


Oleh karena itu, ia menyebut akan tetap melanjutkan penutupan U-turn meskipun sebagian pengguna jalan tidak setuju dan membongkar paksa penutup jalan tersebut.

"Jadi memang terkait manajemen rekayasa lalin ada pro kontra khususnya terkait penutupan jalan. Dari hasil uji coba kami kemarin saat itu diberlakukan memang traffic membaik pas uji coba," katanya. 

Menurut dia, pengendara yang keberatan dengan kebijakan ini lantaran mereka enggan berputar lebih jauh. Jika U-turn Jalan Satrio ditutup, maka mereka mesti berputar di lokasi lain, semisal di Karet.

"Tapi kemudian masyarakat tidak sabar, merasa untuk berputar di Karet itu 1 kilo, 2 kilo, padahal itu hanya 100-200 meter dari titik penutupan," katanya. 

[Gambas:Video CNN]


Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta melakukan uji coba penutupan jalan putar balik (U turn) dari arah Jalan Jendral Sudirman yang menuju ke Jalan Prof Dr Satrio, Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan uji coba penutupan dilakukan karena kepadatan lalu lintas di sekitar daerah itu. Ia berkilah penutupan bukan karena kasus Presiden Jokowi terjebak kemacetan 30 menit di daerah itu.

Rencananya uji coba akan dilakukan selama dua pekan ke depan. Pemda DKI lantas akan melakukan evaluasi setelah penutupan putar balik tersebut. Ditegaskan Syafrin hanya satu putar balik dari arah Sudirman yang ditutup, sementara putar balik lainnya masih tetap dibiarkan terbuka. (tst/eks)