Viral Keributan Ormas di Kemayoran, Polisi Sebut Salah Paham

CNN Indonesia | Selasa, 10/12/2019 12:14 WIB
Polisi menyebut ada kesalahpahaman antara ormas FBR dengan petugas pengamanan mal MGK Kemayoran terkait video viral keributan di media sosial. Ilustrasi FBR. (Detikcom/Marlinda Oktavia Erwanti)
Jakarta, CNN Indonesia -- Video aksi keributan antara organisasi kemasyarakatan (ormas) dengan petugas keamanan di kawasan MGK Kemayoran ramai beredar di media sosial.

Namun, menurut Kapolsek Kemayoran Kompol Syaiful Anwar tidak ada keributan ataupun bentrokan antar kedua kelompok.

Dia menjelaskan saat itu ormas Forum Betawi Rempug (FBR) hanya terlibat kesalahpahaman dengan petugas sekuriti.


"Tidak ada tawuran, awalnya person dari FBR dan sekuriti MGK bertemu dan ngobrol-ngobrol kemudian ada salah paham dan bubar," kata Syaiful kepada CNNIndonesia.com, Selasa (10/12).

Disampaikan Syaiful, anggota FBR juga sempat pulang atau kembali ke markas. Diduga kurang puas, anggota FBR kembali berkumpul di depan MGK Kemayoran.

[Gambas:Video CNN]
Saat itu, kata Syaiful, jajaran Polsek Kemayoran langsung ke lokasi untuk melakukan mediasi dan mencegah keributan.

"Saya datang bersama anggota saya, mediasi dan saya arahkan untuk bubar kembali ke markasnya dan selesai, mereka menuruti untuk bubar, tidak ada tawuran," tuturnya.

Rekaman video keributan itu salah satunya diunggah akun instagram @warung_jurnalis. Dalam unggahan itu disampaikan, aksi keributan diduga dipicu oleh persoalan pemberian proposal.

"Dipicu oleh pemberian proposal dari Ormas Korwil Jakarta Pusat terjadi bentrok/konflik antara ormas dan pihak security di kawasan MGK Kemayoran, Jalan Angkasa Blok B6, Gunung Sahari Selatan, Kec Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam (09/12/19) sekitar pukul 19.00 s/d 21.00 WIB," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

[Gambas:Instagram] (dis/arh)