Anies Cari Skema Warga Akuarium Hidup Gratis di Tanah Negara

CNN Indonesia | Rabu, 11/12/2019 02:15 WIB
Anies Cari Skema Warga Akuarium Hidup Gratis di Tanah Negara Ilustrasi permukiman di Kampung Akuarium, Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tengah mencari skema agar warga Kampung Akuarium, Jakarta Utara bisa tinggal di lokasi tersebut tanpa pungutan biaya. Anies mengatakan tak ingin terburu-buru dalam menentukan solusi agar tak salah langkah ke depannya.

"Insya Allah kita siapkan skemanya. Kita cari skema tepat. Bahwa kita peristiwa Akuarium 3,5 tahun lalu mengingatkan kita betapa semua harus berhati-hati. Permukiman masyarakat solusinya harus jadi ending yang baik ke depan dan bisa jadi rujukan," kata Anies saat berdialog dengan warga di perayaan hari Hak Asasi Manusia (HAM) di Kampung Kerapu, Jakarta Utara, Selasa (10/12).

Anies juga mengakui bahwa pembuatan skema ini bukan barang mudah. DKI akan mengumpulkan pihak terkait seperti Badan Aset hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar nantinya tidak ada peraturan yang dilanggar.


"Sehingga yang kita kerjakan itu benar secara legal. Tapi prinsipnya solusi berkeadilan," tutup dia.
Janji Anies bermula ketika warga Kampung Akuarium memintanya membebaskan harga sewa di atas lahan pemerintah. Hal ini diungkapkan perwakilan warga Kampung Akurium, Diani

"Kami harapkan tujuan pembangunan bukan untuk kami kembali jadi penyewa lagi tapi kami bisa tinggal dengan tenang," kata Diani.

Diani mengatakan warga sudah membentuk sebuah koperasi bernama Akurium Bangkit Mandiri. Koperasi itu mengelola sejumlah usaha kecil-kecilan para warga kampung Akuarium.
[Gambas:Video CNN]

Diani berharap Pemda bisa memberikan hak pengelolaan tanah negara kepada koperasi tersebut tanpa warga harus membayar sewa kepada pemerintah. Kemudian, ia meminta agar masyarakat mendapatkan unit rumah dengan gratis.

"Memberikan hak Pemda untuk bisa memberikan hak atas bangunan kepada koperasi tapi warga juga harus memiliki atas hunian tempat tinggal," jelas dia.

Diketahui di era pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Kampung Akurium menjadi salah satu target penggusuran. DKI saat itu melakukan penataan karena tempat warga tinggal merupakan tanah negara. Di awal pemerintahnya, Anies berjanji tak ada lagi penggusuran dan warga bisa menempati kembali Kampung Akuarium seperti dulu kala. (ctr/ain)