Mudik Natal, Kecelakaan Lalin Ditargetkan Turun di Trans Jawa

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 04:12 WIB
Mudik Natal, Kecelakaan Lalin Ditargetkan Turun di Trans Jawa Ilustrasi kemacetan saat arus mudik di Jalur Trans Jawa. (Foto: ANTARA FOTO/Aji Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kakorlantas Polri Irjen Istiono menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas di Jalur Trans Jawa saat arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020 hingga 20 persen.

"Paling enggak 10-20 persen lah turun," kata Istiono dalam keterangannya, Rabu (11/12).

Istiono menyampaikan persiapan infrastruktur dan pengamanan di sepanjang Jalur Trans Jawa telah dipersiapkan dengan baik. Jajaran Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, hingga Polda Jawa Timur, kata Istiono juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan arus mudik berjalan dengan lancar.
"Koordinasinya juga bagus dan titik konflik yang terjadi di rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas sudah tertangani dengan bagus," ujarnya.


Di sisi lain, Istiono menuturkan pihaknya juga menambah jumlah personel untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di Simpang Empat Karanglo, Malang, Jawa Timur.

Penambahan personel itu dilakukan lantaran Simpang Empat Karanglo sering menjadi titik kemacetan saat arus mudik.

"Banyak titik konflik yang ada di sini, antara lain titik konflik yang dari arah Batu menuju Surabaya baik jalan tol maupun arteri," ucap Istiono.
Kendati demikian, kats Istiono, diresmikannya jalan tol Malang-Surabaya cukup berdampak untuk mengurangi kemacetan di Simpang Empat Karanglo. Selain itu, lanjutnya, jalan tol tersebut juga mengurangi jumlah kemacetan.

"Kemacetan juga sangat terbantu dengan adanya tol, tilang dan teguran juga menurun, karena sebagian pengguna jalan berpindah ke jalan tol," tuturnya.

Istiono sebelumnya mengatakan pihaknya memfokuskan pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di tiga titik pengamanan. Ketiga titik itu di antaranya pelbagai jalur tol utama, rumah ibadah, dan kawasan wisata.

"Kami nanti tinggal cover wilayah tertentu yang kira-kira perlu penguatan, penebalan. Terutama di Jalur Pantura, Jalur Trans-Jawa, Trans-Sumatra, dan Jakarta," kata Istiono, Senin (25/11).

[Gambas:Video CNN] (dis/rea)