Di sana, Panglima TNI dan Kapolri melihat secara langsung ruang-ruang gereja berkapasitas 8.000 jemaah itu dengan didampingi oleh jajaran pengurus gereja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu Pastor SMTB Romo Eka Winarmo, kemudian menjelaskan bahwa Gereja SMTB sudah siap menggelar peribadatan Natal. Hampir seluruh ruangan di gereja ini akan difungsikan untuk menampung para jemaah yang datang.
Gereja Santa Maria Tak Bercela yang sudah direnovasi pascabom bunuh diri pada 2018. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
Soal pengamanan, Romo Eka pun mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI, Polri dan juga Banser untuk menjaga peribadatan natal.
Tak hanya itu, kata dia, arus keluar masuk gereja ini nantinya juga akan diperketat. Hal itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Hadi kemudian juga menanyakan sinergitas dan peran masyarakat di sekitar sini.
"Masyarakat turut menjaga kami. Selama interaksi cukup dekat dengan mereka. Walaupun tukang becak sekitar sini pun kami sangat dekat dengan mereka," jawab Romo Eka.
[Gambas:Video CNN]
Sebelum meninjau pengamanan di SMTB, Panglima TNI dan Kapolri juga sempat memberi pengarahan kepada anggota TNI/Polri dalam persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru di GOR Makodam V Brawijaya, Surabaya.
Di hadapan ribuan personelnya, Panglima TNI, meminta anggota TNI dan Polri harus menjalin komunikasi yang intens, agar dapat berjalan beririingan dalam melakukan pengamanan natal dan tahun baru.
Dalam melakukan pengamanan, dia meminta para petugas tak ragu mengambil tindakan tegas sesuai standar operasional prosedur demi keamanan masyarakat.
Senada, Idham Azis juga berpesan kedua institusi dapat berkoordinasi dengan baik, agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan lancar.
(frd/arh)
Gereja Santa Maria Tak Bercela yang sudah direnovasi pascabom bunuh diri pada 2018. (CNN