"Tim kita berada di lapangan memantau dan terkumpul data data mereka akan dilakukan pemanggilan untuk ditunjukkan ini komitmennya dibandingkan dengan kenyataannya nanti kita lakukan penilaian," kata Anies saat ditemui di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (20/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) mengklaim telah menemukan minuman keras dan kondom di gelaran Djakarta Warehouse Project (DWP) yang digelar pada 13-15 Desember lalu di JiExpo Kemayoran, Jakarta. Temuan itu juga disebut sudah disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta.
"Ada [caranya], masak semua kita umumkan strategi dan taktik kita," kata Munarman.
Penyelenggaraan DWP sendiri menuai protes sejumlah elemen masyarakat karena dinilai tidak sesuai norma dan budaya di Jakarta. Namun, Pemprov DKI Jakarta tetap mengizinkan DWP berjalan.
[Gambas:Video CNN]
Salah satu pihak yang memprotes adalah FPI. Bagi FPI, acara tersebut hanya pesta pora. Tidak bermanfaat sehingga tidak perlu diberi izin oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
FPI juga menganggap DWP bisa merusak generasi muda. Alasannya, FPI menyebut begitu banyak minuman dan makanan haram yang beredar di DWP.