Demokrat Minta Jokowi Tak Cari Kambing Hitam Kasus Jiwasraya

CNN Indonesia | Jumat, 20/12/2019 18:13 WIB
Demokrat Minta Jokowi Tak Cari Kambing Hitam Kasus Jiwasraya Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Syarief Hasan meminta Presiden Joko Widodo tidak mencari 'kambing hitam' terkait masalah kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Syarief mengatakan itu merespons pernyataan Jokowi bahwa permasalahan di Jiwasraya sudah berlangsung selama 10 tahun. Meski tidak menyebut nama, pernyataan Jokowi itu dianggap menyinggung pemerintahan.
Menurutnya, Jokowi sebaiknya bekerja dengan bagus dan tak perlu mencari sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi hanya untuk mengangkat citra diri lebih bagus dari sosok presiden sebelumnya.

"Saya pikir Presiden ini lebih bagus membuktikan dia bisa bekerja dengan bagus, tidak usah mencari sesuatu yang sebenarnya enggak terjadi sekaligus ingin mengangkat citranya yang terbagus," kata Syarief kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (20/12).


"Jangan cari istilahnya kambing hitam, apalagi sebenarnya persoalan ini enggak benar," imbuhnya.

Dia pun menyarankan Jokowi agar fokus pada pembenahan ekonomi Indonesia daripada sibuk menyalahkan pemerintahan sebelumnya.
Dia mengingatkan bahwa Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berhasil membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di angka 6 persen sekaligus melunasi utang Indonesia ke International Monetary Fund (IMF).

Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan bagi Jokowi, mengingat target pendapatan pajak sudah meleset saat ini.

"Bagaimana menghadapi pertumbuhan ekonomi 2020, sekarang saja meleset dari target pendapatan pajak, sekarang sudah defisit, itu yang diselesaikan. Jangan mengatakan pemerintahan lama akibat dari pemerintah yang lama kurang ini," tutur Wakil Ketua MPR itu.

[Gambas:Video CNN]

Dia menambahkan, Demokrat berharap Jokowi dapat lebih bijaksana dalam melontarkan pernyataan. Menurutnya, tugas Jokowi seharusnya menyelesaikan beragam masalah yang dituntaskan oleh pemerintahan sebelumnya.

"Partai Demokrat sangat mengharapkan agar jangan setiap persoalan menyalahkan pemerintahan sebelumnya. Lebih bagus, kalau ada yang belum beres, selesaikan dengan bagus. Lebih bagus begitu, karena yang kami lakukan sudah kami lakukan. Kalau ada yang belum, silakan diperbaiki," ujar Syarief.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan kasus asuransi Jiwasraya ini terjadi sejak 10 tahun lalu. Ia menyebut kasus ini merupakan masalah yang berat. Namun, ia meyakini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Keuangan mampu mengatasinya.

"Ini persoalan yang sudah lama sekali 10 tahun yang lalu, problem ini yang dalam tiga tahun ini kita sudah tahu dan ingin menyelesaikan masalah ini," kata Jokowi di Balikpapan, kemarin. (mts/osc)