Jalur Rempah Tema Rakernas, PDIP Sindir Rencana Hotel di TIM

CNN Indonesia | Senin, 23/12/2019 14:03 WIB
Jalur Rempah Tema Rakernas, PDIP Sindir Rencana Hotel di TIM Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan, rapat kerja nasional (rakernas) I 2020 yang mengangkat tema 'jalur rempah' diakui anti mainstream atau menentang arus. Dalam paparan tema Jalur Rempah itu, Hasto menyindir soal hotel yang sempat direncanakan dibangun di Taman Ismail Marzuki.

Hasto menyadari isu 'jalur rempah' tidak seksi dalam konteks isu politik nasional. Namun, menurutnya, isu tersebut penting diangkat agar politik nasional tak hanya dikuasai isu politik kekuasaan yang liberal.

"Politik hanya diisi politik kekuasaan yang liberal, di mana media lebih suka pertarungan A dan B, meributkan gagasan yang bisa memecah belah bangsa seperti ujaran kebencian masih mendapat tempat," ujar Hasto dalam diskusi jelang rakernas PDIP, di gedung DPP PDIP, Jakarta, Senin (23/12).


Atas dasar itu, lanjut Hasto, PDIP ingin mengajak masyarakat dan pelaku politik nasional berbicara soal kuliner Indonesia ketimbang politik kekuasaan semata. Bahkan, menurutnya, Presiden ke-1 RI Sukarno pernah membuat buku berisi lebih dari 1.000 resep makanan dengan berbagai jenis khas Indonesia.

Kekayaan kuliner itu, kata dia, salah satunya ditunjukkan dengan posisi rendang sebagai makanan terenak nomor satu di dunia versi CNN.com.

"Saking kayanya, bahkan makanan terenak di dunia versi CNN.com itu adalah rendang dan nomor dua adalah nasi goreng. Keduanya dari Indonesia," katanya.

Hasto menuturkan, tema 'jalur rempah' akan membuat masyarakat kembali mengingat berbagai jenis rempah seperti kayu cendana, kayu manis, kapulaga dapat menjadi keuanggulan produk dalam negeri.

"Aroma cendana misalnya, ini memiliki fungsi healing, menyembuhkan. Jadi ketika jalanan macet, pusing mendengar Taman Ismail Marzuki dibangun hotel tanpa mengingat kebudayaan kerakyatan, aromanya bisa menyembuhkan," seloroh Hasto.
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, kata Hasto, tema ini juga menjadi pesan agar Indonesia dapat makin bersaing di tingkat dunia alih-alih terus ribut dan saling mencaci maupun mengkafirkan. Dengan upaya tersebut, masyarakat diharapkan dapat melihat politik dari kekuatan sumber daya sendiri.

"Jadi ilmu yang kita gali bukan ilmu ke Mars, tapi bagaimana mengolah rempah dan sumber daya kita dengan berbasis ilmu dan teknologi kita sendiri. Dan kami mencari ruang berpolitik bukan berantem demi kekuasaan. Jadi politik yang substansi," tuturnya.

PDIP diketahui bakal menggelar Rakernas 2020 sekaligus memperingati HUT ke-47 di Jakarta pada 10-12 Januari 2020. Tema yang diangkat yakni 'Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional'. Adapun sub tema Rakernas adalah 'Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Industri Nasional Untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari'.

(psp/sur)