"Kita melakukan penggeledahan di beberapa bagian rumah, ditemukan 10 peluru kaliber 5,56, dan 11 peluru pendek kaliber 9, dan satu peluru pendek masih utuh," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib di Jakarta, Kamis (26/12) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, AM melakukan penodongan terhadap dua pelajar SMA menggunakan senjata api, di Jalan Kemang Selatan I, Jakarta Selatan, Sabtu (21/12).
Dari hasil pemeriksaan saksi maupun tersangka terungkap motif penodongan itu dikarenakan AM si pengemudi Lamborghini tidak suka dengan candaan kedua pelajar terhadapnya yang mengatakan "wah, mobil bos nih".
AM yang di bawah pengaruh narkoba menodongkan senjata api kepada keduanya, lalu melepaskan tembakan ke udara sebanyak tiga kali.
Peristiwa tersebut menyebabkan AI salah satu pelajar SMA di Jakarta tersebut mengalami trauma. Orang tua korban pun melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (22/12).
Aparat juga menyebut AM menghindari pajak mobil mewah Lamborghini. Temuan ini berdasarkan kecurigaan polisi atas dokumen kepemilikan Supercar Lamborghini dengan nomor polisi B 27 AYR warna orange keluaran tahun 2013 bukan atas nama tersangka AM.
Dokumen mobil tersebut tercatat atas nama AR. Ketika polisi memanggil AR ternyata yang bersangkutan tidak sesuai profil, bekerja sebagai buruh serabutan. (antara/arh)