Bawaslu Pariaman: Emak-emak Mudah Dimanfaatkan Oknum Politik

CNN Indonesia | Jumat, 27/12/2019 15:05 WIB
Bawaslu Pariaman: Emak-emak Mudah Dimanfaatkan Oknum Politik Ilustrasi dukungan politik kaum emak-emak. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pariaman, Sumatera Barat, Riswan mengatakan kalangan emak-emak saat ini rentan menjadi sasaran oknum politikus yang tidak bertangung jawab.

"Biasanya kerawanan pemilu tinggi pada generasi muda. Namun, setelah dilakukan sosialisasi tingkat kerawanan itu berkurang," kata dia, di Pariaman, Kamis (26/12) dikutip dari Antara.

Ia mengatakan kerawanan Pemilu dari kaum itu beralih kepada kaum emak-emak karena "mudah dimanfaatkan oleh oknum politik yang tidak bertanggungjawab demi melancarkan kepentingannya".


Oleh karena itu, lanjutnya pihaknya saat ini tidak saja fokus menyosialiasikan terkait aturan Pemilu kepada generasi muda, tetapi juga kaum emak-emak. Salah satunya melalui Badan Kontak Majelis Taklim Kota Pariaman.

Ia menjelaskan sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengawasan partisipatif untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumbar pada 2020.

"Kesuksesan pengawasan Pilkada Pariaman pada 2018 dan Pemilu 2019 karena pengawasan partisipatif," katanya.

[Gambas:Video CNN]
Pihaknya pun, kata dia saat ini juga memanfaatkan generasi muda untuk menyosialisasikan terkait pengawasan Pemilu melalui media sosial.

"Kita mengetahui bahwa generasi muda aktif di media sosial sehingga sosialisasi di masyarakat lebih baik lagi," ujarnya.

Sekretaris Bawaslu Pariaman Riki Valentino mengatakan sosialisasi terkait pengawasan Pemilu sering dilakukan pihaknya namun saat ini lebih fokus untuk refleksi pengasawasn sebelumnya guna menghadapi Pilkada Sumbar pada 2020.

"Untuk mempersiapkan pengawasan tersebut tentu perlu ada masukan dari sejumlah pihak," kata dia.

Ia menyampaikan selain kegiatan tersebut pihaknya juga akan meluncurkan buku tentang dinamika Pemilu 2019 di Kota Pariaman. Isinya, tentang tahapan kampanye, pendaftaran partai poitik serta dugaan politik uang," tambahnya.

Diketahui, hasil rekapitulasi Pilpres 2019 di Pariaman menunjukkan bahwa pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang kerap melontarkan jargon 'emak-emak' pada masa kampanye, meraup kemenangan telak atas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dengan 193.889 suara atau 90,6 persen.

(Antara/arh)