"Kita masih punya figur seperti Pak Suharso Monoarfa, kemudian Pak Mardiono, dan dua orang inilah yang kemudian diproyeksikan teman-teman wilayah untuk mampu memimpin partai," kata Reni di Kantor DPP PPP, Jakarta, Jumat (27/12).
Lebih lanjut, Reni menyatakan sejauh ini belum ada kandidat lain yang memiliki potensi kuat sebagai caketum PPP selain dua nama tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi poinnya hari ini figur PPP yang kami andalkan ada Pak Soharso dan Pak Mardiono," tambah dia.
Mardiono saat dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/12). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
PPP memang sempat diterpa konflik internal dan terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu Suharso dan Kubu Humprey Djemat.
"Karena islah sudah selesai, toh kemarin Sekjen dari Muktamar Jakarta juga sudah datang," kata dia.
PPP Hasil Muktamar Pondok Gede pimpinan Suharso Monoarfa mengklaim sudah tak ada lagi dualisme. Wasekjen PPP Achmad Baidowi menyebut PPP saat ini telah melebur menjadi satu kepengurusan.
[Gambas:Video CNN] (rzr/pmg)
