Positif dan Simpan Narkoba, Penabrak Apotek Senopati Ditahan

CNN Indonesia | Minggu, 29/12/2019 16:08 WIB
Positif dan Simpan Narkoba, Penabrak Apotek Senopati Ditahan Ilustrasi kecelakaan (Istockphoto/rvimages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya menetapkan penabrak apotek Senopati, Jakarta Selatan, AS (19) sebagai tersangka. AS kini juga ditahan kepolisian lantaran menggunakan dan menyimpan narkoba.

Berdasarkan hasil tes urine, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan bahwa AS positif menggunakan ganja saat menabrak apotek pada Sabtu (28/12). Polisi juga menemukan obat terlarang lain dari apartemen AS.

"Kemarin sore kita lakukan penggeledahan di apartemennya di sekitar Tangsel (Tangerang Selatan), ditemukan satu butir lagi H-5 (Happy Five)," ujar Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Minggu (29/12).


Saat ini, polisi melakukan penahanan terhadap AS di satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan. AS nantinya bakal dijerat undang-undang tentang tindak pidana narkotika.

"Undang-Undang (Nomor) 114, 112, Undang-Undang (Nomor) 35 tentang Narkotika, ancamannya di atas lima tahun," jelas Yusri.

AS menabrak apotek Jalan Senopati Raya, Jakarta Selatan, pada Sabtu dini hari (28/12). Dia saat itu mengendarai mobil sedan BMW.

"Mobil dari arah selatan masuk ke dalam apotek Senopati," demikian keterangan TMC Polda Metro melalui akun Twitter.

Dalam video yang diunggah dalam cuitan yang sama, terdengar AS petugas mengaku mencium aroma alkohol dari dalam mobil penabrak.

"Ini korbannya, dalam keadaan biasa, bau alkohol. Sedang dalam penanganan," ujar petugas tersebut.

TMC Polda Metro Jaya lalu mengimbau agar masyarakat tidak mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk atau tidak sadar. Imbauan dikeluarkan melalui akun Twitter yang sama.

"Jangan mengemudikan kendaraan dalam kondisi mabuk atau terpengaruh minuman keras/narkoba, karena rawan kecelakaan," tulis TMC Polda Metro.
[Gambas:Video CNN] (mjo/bmw)