Fadli Zon mengakui kedatangan untuk menyambut Dhani. Fadli Zon mengaku bersyukur Dhani bebas, sembari mengungkap kejanggalan atas vonis anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tersebut.
"Saya sangat bersyukur bahwa saudara Ahmad Dhani hari ini bebas dari tahanan berdasarkan keputusan pengadilan. Meskipun kita mengetahui bahwa proses penahanan selama ini sebenarnya sumir dari sisi hukum," tuturnya kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli Zon. (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti) |
"Padahal beliau juga waktu itu jubir dan bagian dari Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi," tambahnya.
Fadli mengatakan sejumlah tokoh dari Partai Gerindra akan turut menyambut Dhani di kediamannya. Namun ia tidak merinci siapa saja tokoh tersebut. Selain Fadli, juga terlihat sejumlah tokoh lain seperti mantan Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma.
Mereka beramai-ramai menyerukan "Allah Akbar" setelah Lieus turun dari mobil di depan halaman rumah Dhani.
Diberitakan sebelumnya, Ahmad Dhani resmi dibebaskan hari ini, Senin (30/12). Ia dibebaskan setelah masa pidana pertamanya telah habis selama 11 bulan dalam kasus ujaran kebencian.
Kendati demikian, pentolan Dewa 19 ini masih akan menjalani masa pidana kedua terhitung sejak 30 Desember 2019 hingga 29 Juni 2020 dalam kasus UU ITE. Dhani diketahui divonis bersalah melalui ujaran 'idiot' yang dilakukannya di Surabaya tahun lalu.
"Pidana kedua selama 6 bulan pidana percobaan yang akan diawasi Kejari Surabaya," kata Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Ade Kusmanto dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (30/12).
Fadli Zon. (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti)