Polri Kerahkan 25 Ribu Personel Bantu Evakuasi Banjir

CNN Indonesia | Jumat, 03/01/2020 05:40 WIB
Polri menerjunkan 25 ribu personel dari Satgas Bencana untuk membantu proses evakuasi korban terdampak banjir dibantu jajaran Polres dan Polsek setempat. Proses evakuasi korban banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian RI mengerahkan setidaknya 25 ribu personel untuk membantu proses evakuasi banjir di sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Jawa dan Sumatera.

"Personel Polri yang dikerahkan 25 ribu dari Satgas Bencana. Ditambah personel dari jajaran Polres dan Polsek," tutur Kabag Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra ketika dikonfirmasi, Kamis (2/1).

Ia mengatakan personel gabungan tersebut dikerahkan di empat wilayah dengan titik paling banyak terdampak banjir, yakni Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi), Kabupaten Lebak (Banten), Jawa Barat, dan Sumatera Utara.


Sejauh ini jumlah pengungsi di DKI Jakarta sudah mencapai 62 ribu jiwa. Kapusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan bahwa pengungsi terdampak banjir itu tersebar di beberapa 302 titik pengungsian.

Agus pun mengakui bahwa hingga kini pihaknya masih terkendala dalam melakukan evakuasi terhadap korban. Beberapa kendala seperti arus yang deras kemudian kurangnya perahu karet untuk‎ menolong masyarakat terdampak banjir di Jakarta.

Sejumlah wilayah tergenang banjir diketahui belum terjangkau bantuan dan evakuasi. Di Perum Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi misalnya. Salah satu warga korban banjir, Aldo (19) menuturkan, banyak warga di dekat rumahnya yang belum dievakuasi. Total lima orang, di antaranya 2 balita, masih terjebak di dalam rumah.

Hal serupa juga dialami di permukiman warga di Pulo Indah, Kelurahan Petir, Cipondoh Kota Tangerang.

"Kemarin subuh mulai banjirnya. Tinggi 1,5 sampai 2 meter. Belum ada bantuan yang diterima warga," kata Eko Prasetyo, warga setempat kepada CNNIndonesia.com.

[Gambas:Video CNN] (fey/osc)