Anies Fokus Pengungsi Sebelum Bicara Penanganan Pascabanjir

CNN Indonesia | Senin, 06/01/2020 01:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan masih berkonsentrasi kepada pengungsi, belum ingin membahas masalah recovrey pascabanjir. Anies Baswedan bantu korban banjir di Kampung Makassar. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih enggan berbicara soal teknis mengenai penanganan banjir yang salah satunya pembenahan drainase Ibu Kota. Anies mengatakan dirinya kini sedang fokus membicarakan pemulihan para pengungsi dan korban banjir lainnya.

"Nanti kita bicarakan recovery dan lain-lain sesudah ini, kami konsentrasi pada memastikan rehabilitasi berjalan dengan cepat," kata Anies di Kampung Makassar, Jakarta, Minggu (5/1).

Anies juga mengatakan pihaknya masih lebih mementingkan upaya jangka pendek mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak cuaca esktrem masih akan terjadi.


Menurut Anies pihaknya konsentrasi terhadap penanganan jangka pendek terlebih dahulu dan pengamanan fasilitas yang mampu mencegah banjir.

"Sekarang konsentrasi kita adalah pengamanan dengan semua sumberdaya yang ada, dengan semua fasilitas yang ada, dengan sistem yang ada. Baru sesudah ini bicara jangka panjang tentang perbaikan," beber Anies.

Salah satu upaya yang sedang dilakukan pemprov DKI saat ini, kata Anies, ialah penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan hingga pos pengungsian. Anies memastikan warga dapat mengakses pelayanan kesehatan hingga memakai pos pengungsian jika keadaan masing-masing rumah belum kondusif.

"Bila mereka masih perlu di tempat pos pengungsian, kita fasilitasi terus sampai mereka bisa kembali sepenuhnya ke rumah. Karena ada sebagian yang rumahnya sama sekali belum bisa digunakan," ujar Anies.

"Jadi selama mereka belum bisa menggunakan, pos kita siap menampung. Tidak ada batas. Sampai mereka bs kembali di rumahnya masing-masing," lanjut dia.

Terakhir, Anies enggan disinggung mengenai sinergitas Jakarta dengan kota penyangga dalam antisipasi banjir. Menurut Anies sinergitas tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah pusat.

"Nah, itu kewenangan di kementerian PUPR. Kami bertanggung jawab di wilayah DKI Jakarta. Begitu sampai ke pengelolaan sungai antar provinsi, maka itu dikelola kementerian PUPR," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

Hari ini Anies sudah melakukan kerja bakti di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur. Anies sudah menginstruksikan 300 orang per RW untuk bersih-bersih lingkungan.

Anies menjelaskan pihak yang turut bekerja hari ini terdiri dari unsur masyarakat, kemudian organisasi kemanusiaan, dunia usaha, kemudian ada organisasi kemasyarakatan. Selanjutnya dari TNI, polisi, dan jajaran Pemprov DKI.

Diketahui, akibat hujan turun sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 siang. Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) serta ribuan orang harus mengungsi. (ctr/ain)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK