"Jadi selesai akan langsung diselesaikan Kementerian PU untuk perumahannya," kata Jokowi usai meninjau Pondok Pesantren La Tansa, Parakansantri, Bajnjaririgasi, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta camat dan kepala desa setempat untuk mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca hujan ekstrem masih akan berlangsung sampai Februari 2019.
"Karena tanah-tanah terutama di sekitar Kecamatan Sukajaya sangat rawan longsor," tuturnya.
Terkait relokasi, kata Jokowi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan membangun rumah. Sementara untuk lahan, camat dan kepala desa meminta lahan milik PT Perkebunan Nasional.
"Tadi yang untuk Kabupaten Bogor rumahnya nanti dari Kementerian PU, lahannya tadi lurah dan camat menunjuk lahannya PT P. Kalau lahan PT P berati lebih mudah, pusat lagi," tuturnya.
"Itu mah terserah bapak yang penting kami ditempatkan yang enak jangan sampai terulang kembali. Nanti koordinasi sama Bupati Bogor, silakan. Nanti kami akan bangun dari pusat katanya," katanya.
Berdasarkan data Kementerian PUPR, ada enam desa di Kecamatan Sukajaya yang terisolir akibat longsor. Yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, Cileuksa dan Pasir Madang. Enam alat berat sudah dikirim ke lokasi longsor, yaitu 6 ekskavator, 1 loader, dan 1 buldoser.
(fra/arh)