Jokowi Minta Warga Sukajaya Bogor Korban Longsor Direlokasi

CNN Indonesia | Selasa, 07/01/2020 21:38 WIB
Presiden Jokowi meminta masyarakat korban longsor di Sukajaya, Bogor, untuk mau direlokasi 2 kilometer dari lokasi bencana. Presiden Jokowi minta warga korban longsor direlokasi. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Bogor, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat korban longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor untuk mau direlokasi sejauh 2 Kilometer dari lokasi bencana. Jokowi menyatakan Bupati Bogor Ade Yasin akan menyiapkan prosesnya.

"Jadi selesai akan langsung diselesaikan Kementerian PU untuk perumahannya," kata Jokowi usai meninjau Pondok Pesantren La Tansa, Parakansantri, Bajnjaririgasi, Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/1).

Sebelum meninjau Pondok Pesantren La Tansa, pada pagi hari Jokowi meninjau korban longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor dan menyalurkan bantuan ke posko di Kantor Desa Harkat Jaya.


"Kemarin kami lihat dari helikopter sangat kelihatan sekali, yang longsor itu bukan hanya puluhan [titik longsor], tapi ratusan. Ini baru pada tahap diselesaikan, dibersihkan, terutama yang terisolir," ujarnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta camat dan kepala desa setempat untuk mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca hujan ekstrem masih akan berlangsung sampai Februari 2019.

[Gambas:Video CNN]
"Karena tanah-tanah terutama di sekitar Kecamatan Sukajaya sangat rawan longsor," tuturnya.

Terkait relokasi, kata Jokowi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan membangun rumah. Sementara untuk lahan, camat dan kepala desa meminta lahan milik PT Perkebunan Nasional.

"Tadi yang untuk Kabupaten Bogor rumahnya nanti dari Kementerian PU, lahannya tadi lurah dan camat menunjuk lahannya PT P. Kalau lahan PT P berati lebih mudah, pusat lagi," tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Muhammad Soleh mengatakan pihaknya pasrah terkait permintaan relokasi dari Jokowi. Soleh pun mengaku diperintahkan Jokowi untuk berkoordinasi dengan Bupati Bogor.

"Itu mah terserah bapak yang penting kami ditempatkan yang enak jangan sampai terulang kembali. Nanti koordinasi sama Bupati Bogor, silakan. Nanti kami akan bangun dari pusat katanya," katanya.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, ada enam desa di Kecamatan Sukajaya yang terisolir akibat longsor. Yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, Cileuksa dan Pasir Madang. Enam alat berat sudah dikirim ke lokasi longsor, yaitu 6 ekskavator, 1 loader, dan 1 buldoser.
(fra/arh)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK