PDIP Tunda Umumkan 44 Calon Kepala Daerah karena Banjir

CNN Indonesia | Kamis, 09/01/2020 02:37 WIB
PDIP Tunda Umumkan 44 Calon Kepala Daerah karena Banjir Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya batal untuk mengumumkan sebanyak 44 calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada Serentak tahun 2020 dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Jakarta, 10-12 Januari mendatang.

Keputusan itu diambil pihak DPP PDIP sebagai bentuk simpati akibat bencana banjir yang melanda kawasan Jabodetabek belakangan ini.

"Karena itu lah rencana mengumumkan 44 pasangan calon kami tunda mengingat mendesaknya aspek kemanusiaan untuk rakyat hadirnya kebijakan yang pro untuk lingkungan ini kami kedepankan," kata Hasto di Kantor PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).


Lebih lanjut, Hasto mengatakan pihaknya akan mengumumkan kandidat tersebut usai Rakernas. Meski demikian, ia tak merinci kapan waktu pasti akan mengumumkan keputusan tersebut.

"Setelah rakernas kami akan segera. Sehingga nanti sekaligus hasil-hasil rakernas juga menjadi komitmen bagi kepala daerah untuk dijalankan," kata dia

Hasto menyatakan sebenarnya pihaknya sudah siap untuk mengumumkan 44 calon kepala daerah yang akan diusung PDIP. Oleh karena itu, Rakernas nantinya hanya akan menaruh perhatian terhadap isu lingkungan yang terjadi belakangan ini sesuai arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kemudian karena banjir dengan korban jiwa yang begitu besar maka menimbulkan tanggung jwab pada aspek kemanusiaan untuk dikedepankan. Karena masih ada waktu untuk membahas hal tersebut," kata Hasto
[Gambas:Video CNN]
Pada pertengahan Desember 2019 lalu, Hasto mengatakan Rakernas PDIP akan mengumumkan sebanyak 44 calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada 2020.

Hasto mengatakan para calon kepala daerah yang akan diusung PDIP itu sudah diputuskan oleh Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto, berdasarkan proses penjaringan. (rzr/ain)