Mustafa mengapresiasi langkah Jokowi terjun ke Natuna sebagai penegasan batas wilayah. Namun dia berpendapat kunjungan itu saja tidak cukup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustafa mengatakan pemerintah harus kompak menegaskan sikap terhadap kedaulatan NKRI. Hal itu bisa dimulai dengan menyeragamkan sikap menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju terkait Natuna.
Lihat juga:Jokowi Tegaskan Natuna adalah Wilayah NKRI |
Menyangkut sikap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, PKS mempertanyakan jalan damai yang ditempuh. Mustafa mengaku tidak paham konsep diplomasi yang dimaksud Prabowo dalam masalah Natuna.
"Kita melihat terkait dengan kedaulatan NKRI ini tidak ada tawar-menawar. Jadi langkah diplomasi dalam pengertian apa yang dimaksud?" ucapnya.
Hal itu disampaikan Jokowi saat bertemu dengan ratusan nelayan di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Pelabuhan Perikanan Selat Lampa Natuna, Kabupaten Natuna, Rabu (8/1).
"Di Natuna ini ada penduduknya sebanyak 81.000, juga ada bupatinya dan gubernurnya (Kepulauan Riau). Jadi jangan sampai justru kita sendiri bertanya dan meragukan. Dari dulu sampai sekarang Natuna ini adalah Indonesia," kata Jokowi (dhf/ain)