Khofifah Kumpulkan Kepala Daerah se-Jatim Usai OTT Saiful

CNN Indonesia | Kamis, 09/01/2020 01:37 WIB
Khofifah Kumpulkan Kepala Daerah se-Jatim Usai OTT Saiful Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung memanggil para bupati dan wali kota seluruh Jawa Timur. Pemanggilan dilakukan usai kabar operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah,

Khofifah mengatakan, para kepala daerah ini diminta hadir bersama dengan sekda dan jajaran kepala dinasnya, Kamis (9/1), untuk bertemu dirinya.

"Besok itu kan para bupati dan wali kota kita mohon hadir kemudian bahkan sampai kepala dinas dan sekda se-Jatim juga kita mohon hadir," kata Khofifah, di Bandara Internasional Juanda, Rabu (8/1).


Dalam pertemuan itu, Khofifah akan mengaku akan mengimbau para jajaran bupati dan wali kota untuk menguatkan dan menjaga akuntabilitas pemerintahan yang baik.
"Harapannya semuanya bisa mendapatkan penguatan untuk menjaga akuntabilitas pemerintahan yang baik," kata dia.

Sementara itu, soal kasus korupsi yang saat ini menejerat Saiful Ilah, Khofifah tak mau banyak berkomentar. Ia menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku.

"Sekarang kita menyerahkan kepada aparat penegak hukum yang sedang melaksanakan tugasnya," ujarnya.

Sebelumnya, Tim Penindakan KPK menangkap Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah bersama sejumlah pihak lain dalam operasi senyap, Selasa (7/1). Saat ini, Saiful dan dua orang lainnya sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di lembaga antirasuah KPK.
[Gambas:Video CNN]
Sesuai hukum acara KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Sidoarjo serta pihak lain yang turut diamankan. KPK berencana menggelar konferensi pers terkait OTT di Sidoarjo hari ini.

Saiful sendiri sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolda Jawa Timur usai diciduk KPK. Usai pemeriksaan, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo itu menyatakan tak tahu apa-apa.

"Aku dewe enggak eroh kok (Saya sendiri tidak tahu kok)," kata Saiful dengan santai saat keluar dari ruang pemeriksaan Subdit III Tipidkor Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu dini hari.

Selain Saiful, tampak pula sejumlah orang lain yang turut digelandang penyidik KPK menuju bus polisi saat itu. Beberapa di antaranya diketahui adalah ajudan bupati dan pihak swasta. (frd) (frd/ain)