Tinggi muka air yang sempat mencapai empat meter menyebabkan kereta api baru bisa beroperasi pada sore harinya.
Manajer Humas Divisi Regional III Palembang PT Kereta Api Indonesia (KAI) Aida Suryanti mengatakan, KA Bukit Serelo trayek Lubuk Linggau-Lahat sempat terganggu aktivitasnya karena rel terendam banjir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aida mengatakan banjir menggenangi dua titik di petak jalan Bungamas-Sukaraja, yakni kilometer 461-462 dan 460 sampai +5/0.
"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan banjir karena PT KAI selalu mengutamakan keselamatan penumpang dalam perjalanan, termasuk antisipasi dampak banjir.
Sementara itu Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan Ansori berujar, saat ini banjir di sebagia wilayah Lahat sudah berangsur surut. Longsoran material akibat tanah longsor yang sempat menutup jalur utama Lahat-Pagar Alam sudah dibersihkan dan lalu lintas kembali normal.
"Saat ini masyarakat bersama petugas sedang membersihkan sampah-sampah yang terbawa air di sekitar rumah mereka. Kita juga sudah mendirikan posko dapur umum dan fasilitas kesehatan untuk warga," tutur Ansori.
[Gambas:Video CNN]
Untuk ketersediaan air bersih, beberapa warga masih bisa mengandalkan air PDAM yang masih lancar mengalir sementara untuk warga di pedalaman masih memanfaatkan air sungai. Belum ada permintaan bantuan air bersih kepada pemerintah sehingga BPBD pun belum mengirimkan truk tangki air.
Sementara untuk 12 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat rumahnya dibawa hanyut banjir, sementara tinggal di tempat sanak saudaranya. Akibatnya, BPBD Sumsel pun hanya mendirikan posko kesehatan dan logistik, tidak mendirikan posko pengungsian.