Pemerintah Akan Sikat Tambang Ilegal di Sekitar Ibu Kota Baru

CNN Indonesia | Rabu, 15/01/2020 21:08 WIB
Pemerintah Akan Sikat Tambang Ilegal di Sekitar Ibu Kota Baru Menteri LHK Siti Nurbaya. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan masih banyak aktivitas penambangan ilegal di sekitar wilayah ibu kota baru, Kalimantan Timur. Siti menyebut pemerintah akan menghentikan aktivitas tambang ilegal.

"Kalau ilegal enggak boleh dong diterusin, apalagi di wilayah ibu kota negara," kata Siti usai rapat pemindahan ibu kota di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/1).

Menurut Siti, aktivitas penambangan ilegal banyak terjadi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara yang menjadi lokasi pembangunan ibu kota baru. Selain itu, kata Siti, tercatat enam tambang ilegal yang aktivitasnya juga marak di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, yang berbatasan dengan wilayah ibu kota baru.


Ia mengatakan aktivitas penambangan ilegal selama ini kerap dilakukan oleh warga setempat. Pemerintah akan mencari solusi agar masyarakat setempat memiliki mata pencaharian baru.
Siti merinci sampai saat ini terdapat 1.350 lubang bekas tambang yang ada di wilayah ibu kota baru dan sekitarnya. Menurutnya, perusahaan yang melakukan penambangan wajib menutup kembali lubang bekas tambang itu.

Politikus Partai NasDem itu berharap Kementerian ESDM serta pemerintah daerah setempat turun ke lapangan untuk memastikan lubang galian bekas tambang tersebut ditutup kembali.

"Harusnya Pemda, dinas tambang mengikuti. Dinas ESDM mengikuti dan seharusnya sebagai stakeholder tertinggi kementerian melakukan pembinaan," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan pembangunan ibu kota baru di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tidak akan merusak lingkungan wilayah itu maupun wilayah sekitarnya.

Jokowi mengatakan pemerintah akan memperbaiki hutan-hutan yang rusak dalam pembangunan ibu kota pengganti DKI Jakarta itu.

"Kami memiliki kewajiban untuk justru memperbaiki dari lingkungan yang kurang baik menjadi baik, hutan yang rusak menjadi hutan yang kami rehabilitasi, yang kami perbaiki," kata Jokowi dalam rapat terbatas.

Jokowi menyebut langkah pemerintah memperbaiki hutan yang rusak sesuai dengan konsep gagasan ibu kita baru, yakni negara rimba nusa. Jokowi mengaku sudah meminta Siti Nurbaya untuk menyiapkan sekitar 100 hektar lahan untuk dihijaukan.

"Kami harapkan dalam 100 ha itu mungkin bisa kita siapkan lebih dari 17 juta bibit tanaman," ujarnya. (fra/ain)