Khofifah Sebut Jatim Butuh Rp1 Triliun Buat Atasi Banjir

CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 20:01 WIB
Khofifah Indar Parawansa menyebut dana Rp1,05 triliun dialokasi untuk pembangunan tanggul kali Lamong yang luapannya kerap membanjiri Lamongan-Mojokerto. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan pihaknya butuh dana sekitar Rp1,05 triliun untuk melakukan pencegahan dan mengatasi banjir di wilayah Jatim.

Dana ini akan digunakan untuk pembangunan tanggul Kali Lamong. Pembangunan tanggul itu menjadi salah satu solusi Pemprov Jatim dalam mengatasi banjir akibat luapan Kali Lamong.

"Kira-kira butuh Rp1,05 triliun. Selama ini kalau hujan dengan intensitas debit air tinggi itu menggenang ada yang ke Lamongan, Mojokerto," ujar Khofifah saat ditemui di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (17/1).


Dengan pembangunan tanggul Kali Lamong, kata Khofifah, diharapkan genangan ke sejumlah titik di Lamongan hingga Mojokerto dapat dikurangi. Pembangunan tanggul ini diyakini Khofifah lebih efektif dibandingkan dengan pengerukan sungai atau kali.

Mantan Menteri Sosial itu telah berkonsultasi dengan Kementerian Keuangan serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai pihak yang berwenang terkait pembangunan tanggul tersebut. Sebab dia melihat pencegahan banjir harus dilakukan dengan melakukan penyelesaian di wilayah hulu.

"Maka kita menyelesaikan hulunya, sumber masalahnya, itu penting. Ini sudah kami konfirmasi apakah ke Menkeu ataukah PUPR," katanya.

Dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019 pembangunan tanggul masuk dalam rencana prioritas. Pembangunan tanggul itu nantinya akan dibiayai APBN dengan anggaran sekitarRp1,1 triliun.

Diketahui banjir melanda Jatim, khususnya Surabaya. Banjir di Kota Pahlawan ini terjadi usai hujan deras sejak pukul 16.00 WIB - 18.00 WIB, Rabu (15/1).

Sejumlah titik dan jalan di Kota Surabaya pun terendam banjir, dengan ketinggian 30 centimeter-1 meter. Namun banjir berangsur surut pada malam harinya pukul 19.00 WIB - 20.00 WIB.

[Gambas:Video CNN] (psp/osc)