PKS Minta Pengumuman Cawagub Ditunda, Gerindra Tak Respons

CNN Indonesia | Senin, 20/01/2020 20:15 WIB
PKS Minta Pengumuman Cawagub Ditunda, Gerindra Tak Respons Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengumumkan dua nama cawagub DKI baru, Nurmansyah Lubis dan Ahmad Riza Patria. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Syakir Purnomo menyayangkan sikap Partai Gerindra yang buru-buru mengumumkan nama Cawagub DKI yang baru. Syakir mengatakan sudah berusaha mungkin untuk menjaga komunikasi dengan Gerindra dan meminta pengumuman cawagub ditunda, namun tak direspons.

"Kalau begini kan akhirnya sudah terjadi ya menurut saya disayangkan. Jadi kesannya itu pertama PKS dan Gerindra enggak kompak jadi muncul bisa jadi dugaan-dugaan yang lain," kata Syakir saat dihubungi, Senin (20/1).

"Kenapa PKS enggak muncul. Lebih pas ditanyakan ke Gerindra. Sebagai info aja, yang jelas kan kami berusaha maksimal untuk jaga komunikasi sebaik mungkin," ujarnya.


Syakir mengakui PKS-Gerindra sudah menyepakati politikus PKS Nurmansyah Lubis dan Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria sebagai cawagub. Namun, Syakir mengaku baru mendapat undangan pengumuman dari Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik kemarin malam sekitar pukul 21.21 WIB.

Undangan yang dikirimkan Taufik itu tak cuma buat Syakir, tapi juga disampaikan ke Ketua Fraksi PKS DKI Arifin, dan Wakil Ketua DPRD DKI dari PKS Aburrahman Suhaimi.

"Kondisinya pak Abdurahman Suhaimi itu kan sedang ibadah umroh dan pak Arifin dan saya juga sudah ada agenda. Makanya kenapa kemudian kami berdiskusi via WA. Intinya kita akan sampaikan WA balasan kepada pak Taufik," jelas dia.

Syakir baru membalas undangan yang dikirim melalui pesan WhatsApp itu tadi pagi. Syakir meminta pengumuman ditunda karena perwakilan dari PKS tidak ada yang bisa hadir. Namun pesan singkat itu tidak direspons Taufik sampai akhirnya Gerindra mengumumkan Nurmansyah dan Riza Patria.

"WA yang saya kirim belum direspon sampai sekarang dan saya juga mengontak kepada pak Abdurahman Suhaimi, coba tolong telpon pak Taufik, sampaikan masukkan," ujar dia.

PKS, kata Syakir, juga berkeinginan untuk melakukan konferensi pers dan duduk bersama Gerindra untuk menyepakati waktu yang tepat dan baik untuk mengumumkan nama cawagub. Di samping itu sedianya PKS sekaligus ingin menjelaskan kepada publik alasan memilih kedua nama tersebut.

"Paling barang sehari lah, tapi nggak tahu kenapa tetap (diumumkan). Terserah saja kalau teman-teman Gerindra tetap mengumumkan, teman-teman media bisa menanyakan langsung," ujar dia.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Gerindra mengumumkan dua nama Cawagub DKI yang baru, Senin (20/1). Namun dalam pengumuman itu tidak ada perwakilan anggota fraksi PKS, sebaliknya mayoritas dihadiri anggota fraksi Gerindra.

Sementara surat keputusan soal cawagub diketahui ditandatangani Ketua DPW PKS DKI Syakhir Purnomo, Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Presiden PKS Shohibul Iman.

Sebelumnya Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani mempermasalahkan nama Nurmansyah dan Riza Patria dipilih sebagai cawagub. Dia menyebut tidak pernah diajak berkoordinasi oleh Gerindra terkait pemilihan kedua nama itu.

"Belum (sepengetahuan PKS). Belum (koordinasi)," kata kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/1).

Hingga sat ini, PKS, kata Yani, masih meyakini kader mereka, Agung Yulianto sebagai calon yang diusulkan. Selain Agung, PKS juga mengusulkan kader mereka yang lain, Ahmad Syaikhu.

Kedua nama itu sudah sejak lama diusulkan PKS dan telah disepakati bersama Gerindra. Namun hingga kini tak ada satupun yang resmi disetujui. Malah muncul nama Nurmansyah dan Riza Patria. (ctr/osc)