Jet Prancis Belum Final, Jokowi dan Prabowo Baru Akan Rapat

CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 11:55 WIB
Presiden Jokowi menyebut rencana pembelian alutsista dari Prancis belum diputuskan dan baru akan dibahas pekan depan dalam rapat terbatas. Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo akan bahas soal rencana pembelian alutsista Prancis pekan depan. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan Prancis belum diputuskan. Ia mengaku ingin membahasnya terlebih dahulu dalam Rapat Terbatas yang dilakukan di Surabaya, Jawa Timur, pekan depan.

"Belum diputuskan. Nanti minggu depan baru kita bicarakan. Jadi di bidang apa, untuk peralatan apa, nanti minggu depan (dibahas)," kata dia seusai Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan, di Jakarta, Kamis (23/1).

Jokowi menyatakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah melakukan penjajakan untuk pembelian alutsista dengan sejumlah negara, seperti Prancis, Korea Selatan, serta negara-negara di Eropa Timur.


Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengaku segera memutuskan pembelian alutsista usai melakukan Ratas bersama Prabowo dan jajaran terkait pada pekan depan.

"Minggu depan kami akan rapat terbatas dengan Pak Menhan nanti di Surabaya," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]
Jokowi melanjutkan ada beberapa negara yang juga tertarik membeli alutsista produksi Indonesia oleh PT Pindad. Menurutnya, satu di antaranya adalah Filipina yang sedang dalam proses finalisasi.

"Banyak. Flipina juga ini dalam rangka masih sedikit proses dan kemungkinan juga akan dimenangkan oleh kami," tuturnya.

Sebelumnya, RI dilaporkan tertarik membeli 48 jet tempur Dassault Rafale dan empat kapal selam Scorpene buatan Prancis.

Hal itu dilaporkan surat kabar lokal La Tribune mengutip sumber Kementerian Pertahanan Prancis.

(fra/arh)