Dirut TransJakarta Mundur Usai Groundbreaking Integrasi MRT

CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 18:16 WIB
Dirut TransJakarta Mundur Usai Groundbreaking Integrasi MRT Direktur Utama PT TransJakarta Agung Wicaksono. (CNN Indonesia/ LB Ciputri Hutabarat)
Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama PT TransJakarta Agung Wicaksono mengundurkan diri sehari setelah peletakan batu pertama integrasi Stasiun MRT Asean dan Halte Busway CSW.

Dalam keterangan tertulisnya, Agung menyatakan mundur karena urusan keluarga.

"Terima kasih Gubernur DKI Jakarta Bapak Integrasi Transportasi Anies Rasyid Baswedan, telah mengijinkan saya mengundurkan diri karena alasan pribadi untuk kebutuhan keluarga saya. Untuk masa depan juga, masa depan Indonesia terutama keluarga saya," kata Agung di Jakarta, Kamis (23/1).


Agung menjelaskan dirinya sudah mencoba mewujudkan integrasi yang diinginkan masyarakat Ibu Kota. Setidaknya menurut Agung, 1 juta pelanggan TransJakarta sudah tercapai karena sistem JakLingko.

Dia berharap integrasi TransJakarta dengan MRT, bahkan dengan LRT bisa mendongkrak angka pengguna TransJakarta per hari.

"Integrasi pertama terjadi antara Transjakarta dan MRT di awal tahun 2019. Dilanjutkan dengan integrasi antara Transjakarta dan LRT berikutnya. Sampai saat ini telah ada 65 rute integrasi MRT, 20 rute integrasi LRT, dan 156 rute integrasi KRL dan Mikrotrans telah tergabung," beber Agung.

"Transjakarta sebanyak 69 rute, menjadi satu dalam program Jak Lingko yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dengan standar pelayanan minimum yang baik untuk warga DKI Jakarta," lanjut dia.

Sebelum di TransJakarta,  Agung mengabdi untuk PT Moda Raya Terpadu (MRT) selama kurang lebih tiga tahun. Kemudian ia ditunjuk sebagai Dirut TransJakarta menggantikan Budi Kaliwono.

[Gambas:Video CNN]
Terakhir, Agung berharap transportasi Jakarta semakin baik untuk melayani masyarakat.

"Meskipun saya tidak lagi berkontribusi langsung namun saya yakin transportasi di Jakarta akan terus berkembang dan maju sesuai dengan yang dicita-citakan. Dan saya yakin pemimpin selanjutnya dapat meneruskan perjuangan Transjakarta dalam mewujudkan layanan transportasi yang aman, nyaman, murah, modern dan terintegrasi menuju layanan hingga 5.0," tutup dia.

(ctr/kid)