Kapolda Jabar Lerai Bentrok Sukabumi, Warga Sempat Menolak

CNN Indonesia | Sabtu, 25/01/2020 14:51 WIB
Kapolda Jabar Lerai Bentrok Sukabumi, Warga Sempat Menolak Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Bandung, CNN Indonesia -- Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudy Sufahriadi mendatangi lokasi bentrok massa antara dua organisasi masyarakat (ormas) di Kecamatan Sukalarang, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi.

Setiba di lokasi Rudy langsung mendekati massa dan mengultimatum mereka yang sedang berada di jalan utama Cianjur-Sukabumi. Mereka berniat masuk ke perkampungan Cisero yang menjadi tempat berkumpul massa dari pihak lawan.

Dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (25/1), Rudy memperingatkan massa tersebut.


"Saya beri waktu kalian 30 menit untuk membubarkan diri, serahkan kepada kepolisian," kata Rudy.

Dari arah massa terdengar teriakan-teriakan menolak permintaan Kapolda Jabar, beberapa orang diduga perwakilan massa terlihat menjauh dari lokasi.

"Kita minta tangkap dulu pelakunya, tangkap dulu pelakunya," ujar massa menyahut imbauan Kapolda.

Rudy pun kembali memberikan imbauan kepada massa ormas terlibat bentrok.

"Polri akan memproses pelaku penganiayaan dan mengimbau ormas BPPKB Banten dan massa Sapu Jagat agar kembali ke rumah masing-masing," ujarnya.

Belum sampai 30 menit, sekitar pukul 07.20 WIB, massa yang berada di jalan utama Cianjur-Sukabumi akhirnya mundur dan membubarkan diri.

Dilaporkan pula situasi berangsur kondusif dan arus lalu lintas Cianjur-Sukabumi normal kembali.

[Gambas:Video CNN]
Polisi masih menjaga ketat pintu masuk antara kabupaten Sukabumi dan Cianjur akibat bentrok dua organisasi masyarakat di wilayah perbatasan daerah tersebut.

Polres Sukabumi melakukan pengamanan di wilayah perbatasan Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Bogor agar bentrok tak meluas.

Bentrokan dua kubu massa itu terjadi pada Jumat, (24/1) hingga Sabtu, (25/1), dipicu perkelahian yang mengakibatkan tiga orang terluka bacokan senjata tajam.

Tidak terima rekannya menjadi korban, anggota ormas tersebut menuntut balas dendam. Antisipasi massa dari luar daerah yang masuk ke wilayah Sukabumi, ratusan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penyekatan di beberapa titik seperti di perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi tepatnya di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Kecamatan Cisaat. (hyg/wis)