Ribuan Orang Terdampak Banjir Gedebage Bandung

CNN Indonesia | Sabtu, 25/01/2020 18:37 WIB
Ribuan Orang Terdampak Banjir Gedebage Bandung Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
Bandung, CNN Indonesia -- Luapan Sungai Cinambo akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak dua hari terakhir telah merendam sedikitnya 400 rumah di kawasan Komplek Bumi Adipura, Kecamatan Gedebage. Wali Kota Bandung Oded M Danial yang mengunjungi titik banjir menyebutkan ada sekitar 1.100 jiwa terdampak banjir di Kecamatan Gedebage.

"Saya minta ke Kepala Dinas PU untuk dicek, dilihat apa penyebabnya," kata Oded di lokasi, Sabtu (25/1).

Air yang menggenangi di Komplek Bumi Adipura beragam. Tercatat empat RW mengalami banjir dengan tinggi permukaan air mulai dari 70-80 cm.


Irwan (43), salah seorang warga mengatakan penyebab banjir selain dipicu hujan deras yang menyebabkan debit air tinggi, juga disebabkan penyumbatan air di Sungai Cinambo.

"Kata warga yang lain bilangnya sungai yang terhambat di Cinambo," ujarnya, Sabtu (25/1).

Sedangkan Oping Arifin, Ketua RW 08 menyebutkan banjir tersebut bukan yang pertama terjadi di kawasan rumahnya. Namun, banjir kali ini dinilai yang terparah sejak empat tahun terakhir.

"Yang paling parah itu kejadiannya kemarin malam. Banjirnya sampai setinggi lutut orang dewasa," katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung telah mengevakuasi delapan orang warga ke tempat yang lebih aman di Masjid Mistahul Janah menggunakan satu unit perahu karet.

[Gambas:Video CNN]
Menurut Wali Kota Bandung Oded M Danial banjir kali ini lebih lamban surut dibanding banjir serupa yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Diperkirakan banjir terjadi karena kawasan aliran air di Kabupaten Bandung juga terkena banjir.

"Karena ini baru pertama kali. Walau disinyalir karena banyak hal bisa terjadi. Di daerah Sapan, seberang tol lebih besar airnya dan balik lagi ke sini," ucapnya.

Selain itu, menanggapi dugaan banjir diakibatkan proyek kereta cepat, Oded mengatakan hal itu perlu dikaji lebih lanjut.

"Kita akan koordinasikan dengan teman-teman di Kabupaten Bandung dengan Pak Bupati dan dari pihak KCIC nanti akan dievaluasi seperti apa," tuturnya. (hyg/wis)