Sejak 11 Januari, Kapal TNI Pembawa Avtur Belum Ditemukan

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 09:55 WIB
Kapal Motor Panji Saputra yang membawa 25 drum BBM jenis avtur hilang di Perairan Maluku sejak 11 Januari. Pencarian belum membuahkan hasil maksimal. Ilustrasi pencarian kapal hilang (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Ambon, CNN Indonesia -- Kapal Motor (KM) Panji Saputra milik TNI yang hilang di perairan Maluku masih belum ditemukan. Kapal yang membawa 2 anggota TNI, 4 awak serta 25 drum BBM jenis avtur itu hilang sejak 11 Januari. lalu

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Maluku, Muslimin mengatakan pihaknya masih terus melakukan pencarian. Tim belum mau berhenti meski sudah puluhan hari tak membuahkan hasil.

Tim Basarnas, TNI dan Polri bakal kembali menyusuri Perairan Tayando sekitar Pulau Penyapuan, Pulau Kei Tanimbar, Nuhutaa, Utir dan Ur pada hari ini, Senin (27/1).


Muslimin belum bisa memastikan apakah bakal menambah waktu pencarian atau tidak jika kapal juga ditemukan. Dia ingin menunggu hasil pencarian terlebih dahulu, baru kemudian menentukan langkah selanjutnya.

"Terkait tambahan waktu untuk yang kedua kita lihat perkembangan sampai Senin sore," ujar Muslimin saat dikonfirmasi, Senin (27/1).

"Kita menunggu dan melihat hasil perkembangan Ops (operasi) sampai sore dulu," lanjutnya.

Kapal Motor (KM) Panji Saputra milik TNI Kodam Pattimura yang membawa 25 drum berisi BBM jenis avtur hilang kontak sejak 11 Januari lalu di Perairan Maluku.

"BBM itu milik TNI untuk pesawat atau helikopter panglima Kodam di Saumlaki," kata Kapendam XVI Patimura Kolonel Inf Jansen Simanjuntak.

Kapal dengan panjang 10 meter dan lebar 2 meter serta berwarna hijau tua itu membawa enam orang. Di antaranya, 2 anggota TNI yaitu Serda Aswadi Ali dan Sertu Midun serta 4 akan buah kapal antara lain La Mufik, Ongki La Jau dan satu orang lagi belum teridentifikasi.
[Gambas:Video CNN]
Kapal berangkat dari Pelabuhan Slamet Riyadi, Ambon pada Selasa, 7 Januari dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Saumlaki, Kepulauan Tanimbar pada Sabtu 11 Januari. Namun, hilang kontak.

Tim gabungan Basarnas, TNI dan Polri lantas mengirim tim pencari di perairan Banda, Saumlaki, Tual dan Ambon. Pesawat jenis CN 235 milik TNI-AL turut mencari.

Sejauh ini, belum ada hasil memuaskan. Tim sempat menemukan 8 drum dan 1 tabung gas yang mengapung di perairan Tayando, Maluku. Ditemukan pula tas berisi pakaian dinas lapangan milik Serda Aswadin Ali, anggota TNI yang juga dinyatakan hilang bersama KM Panji Saputra.

"Sembilan drum avtur dan pakaian loreng milik Aswadin Ali serta barang barang lain kapal sudah diamankan di Kota Tual," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon Muslimin.
(sai/bmw)