Polda Papua Dalami Dugaan Penganiayaan KKB ke Warga Sipil

CNN Indonesia | Rabu, 29/01/2020 02:56 WIB
Polda Papua Dalami Dugaan Penganiayaan KKB ke Warga Sipil Kapolda Papua Paulus Walterpauw. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebut saat ini tengah mendalami dugaan penganiayaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lekagal Talenggeng terhadap warga sipil, yang juga sempat melakukan kontak senjata dengan TNI Polri pada Minggu (26/1) kemarin.

"[Yang dianiaya) Ada yang kerja di perusahaan itu, kita sedang evakuasi, nanti kepastiannya akan saya berikan laporan setelah evakuasi," kata Paulus ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1).

Diakui Paulus, KKB pimpinan Lekagal Talenggeng ini beroperasi di wilayah pedalaman. Wilayah operasinya sangat jauh dari ibukota Paniai. Mereka kata dia, banyak bergerak di Sugapao.


Hanya saja, sikap mereka yang terus melakukan penyerangan ini menurut Paulus justru dilakukan sebagai salah satu bentuk eksistensi atau untuk menunjukkan keberadaan kelompok tersebut.

"Kecamatan nya terpencil dan tidak ada hubungan komunikasi, tapi maksud saya ya itulah fakta bahwa mereka terus menunjukkan eksistensi mereka, kami tangani terus," lanjut dia usai menjelaskan pendalaman dugaan penganiayaan KKB terhadap warga sipil.

[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, pada Minggu, Polri telah menangkap salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Talenggeng.

Salah satu anggota KKB yang melakukan penyerangan dan kontak senjata dalam kejadian itu terpaksa ditembak mati. Sedangkan satu orang lainnya ditangkap oleh masyarakat dan kemudian diserahkan ke polisi.

Diketahui, kontak senjata terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Dalam baku tembak tersebut tidak ada korban dari aparat gabungan TNI dan Polri. Walaupun begitu, diduga ada penganiayaan KKB terhadap warga sipil.

(tst/kid)