Pemberangkatan pasukan dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dari Base Ops Landasan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur pada Sabtu (1/2).
"Atas keputusan pemerintah, TNI diperintahkan untuk mengirimkan pasukan guna membantu penanganan karhutla," kata Hadi saat memberikan sambutan dalam upacara pelepasan Satgas Garuda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Tim Zeni Konstruksi 36 orang dengan rincian 26 orang TNI Angkatan Darar (menzikon), enam orang TNI Angkaatan Laut (yonmar) dan empat orang TNI Angkatan Udara (disfaksonau).
Hadi menjelaskan para personel TNI akan bertugas membantu layanan pemadaman kebakaran pada lapis kedua serta membuka dan membersihkan akses ke pemukiman warga dan jalur-jalur lainnya dengan wilayah operasi radius yang aman berkisar 5-10 kilometer di Distrik Eden, NSW.
[Gambas:Video CNN]
Menurut Hadi, durasi penugasan Satgas Garuda ke Australia ini selama satu bulan. Namun, lanjutnya, durasi penugasan tersebut bisa diperpanjang bila dirasa personel masih dibutuhkan.
"Lama kegiatan penugasan saat ini yang kita siapkan adalah satu bulan, namun bisa diperpanjang apabila dirasa masih diperlukan untuk membantu pemadaman," tuturnya.
Dia juga membuka kemungkinan penambahan jumlah personel yang ditugaskan dalam Satgas Garuda ini. Menurutnya, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Australia untuk langkah lebih lanjut.
"Bisa juga terjadi apabila diperlukan, kita akan koordinasi terus dengan bapak Duta Besar dengan Atase Pertahanan untuk kita bisa menambah pasukan apabila diperlukan," ujarnya. (mts/asa)