Tips Jokowi soal Longsor: Tanam Vetiver, Bukan Vety Vera

CNN Indonesia | Selasa, 04/02/2020 14:13 WIB
Untuk menanggulangi longsor, Presiden Jokowi menyarankan BNPB dan semua pihak untuk menanam tumbuhan Vetiver, bukan Vety Vera. Ilustrasi longsor. (ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menyarankan penanaman Vetiver untuk menanggulangi banjir dan longsor di sejumlah daerah sambil berkelakar soal pedangdut Vety Vera.

Vetiver merupakan tanaman akar rumput yang diklaim bermanfaat untuk perbaikan lingkungan, termasuk mencegah tanah longsor.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan tema Penanggulangan Bencana 2020 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2).


"Jangan urusan fisiknya saja diurusi. Tapi tanam yang namanya Vetiver, akar wangi. Vetiver, bukan Vety Vera. Beda itu. Kalau Vetiver mungkin banyak yang belum kenal. Vety Vera mungkin banyak kenal," ujar Jokowi, yang disambut tawa peserta rakornas.

Jokowi lantas menceritakan kunjungannya saat menanam Vetiver, di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Senin (3/2) kemarin. Menurutnya, vetiver termasuk tanaman yang dapat tumbuh dengan cepat. Dalam waktu setahun tingginya bisa mencapai 1 hingga 1,5 meter. Sementara dalam waktu tiga tahun tingginya dapat mencapai 4 hingga meter.

[Gambas:Video CNN]
"Dibuat tanggul penahan memang penting. Tapi yang lebih penting apabila kita mau merehabilitasi lahan. Menanam pohon yang memiliki akar kuat sehingga longsor tidak terjadi. Tanam vetiver," katanya.

Mantan wali kota Solo itu juga menyampaikan permintaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait 50 juta bibit vetiver kepada pemerintah pusat. Namun Jokowi meminta agar penyediaan bibit vetiver tak dibebankan pada pemerintah pusat saja.

"Saya bilang separoh buat sendiri separoh dari pusat. Jangan semuanya minta dari pusat, bagi-bagi," seloroh Jokowi.

Ia mengklaim bibit tanaman vetiver sangat murah. Harga per batang, kata dia, hanya Rp2 ribu. "Satu batang hanya Rp2 ribu. Bupati, wali kota, gubernur, siapkan ini," katanya.

Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), tanaman Vetiver (Chrysopogon Zizanioides) mampu mengurangi erosi pada tanah yang mudah terkikis dan tidak stabil, khususnya pada lereng yang curam.

Akar Vetiver sangat dalam dan masif, panjangnya dapat mencapai 3-4 meter hanya dalam kurun satu tahun setelah ditanam. Hal itu membuat Vetiver mampu mengikat tanah.

Sementara, Vety Vera (46) adalah penyanyi dangdut yang tenar di era 1990-an berkat sejumlah lagu, seperti 'Sedang-sedang Saja', dan 'Diraba-raba'.

(psp/arh)