Andai Jadi Ketum PAN, Mulfachri Klaim Tak Mimpi 'Nyapres'

CNN Indonesia | Minggu, 09/02/2020 06:51 WIB
Andai Jadi Ketum PAN, Mulfachri Klaim Tak Mimpi 'Nyapres' Ilustrasi Pilpres. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Mulfachri Harahap mengaku tak berniat masuk bursa Pilpres jika dirinya terpilih sebagai ketua umum. Ia mengklaim saat ini hanya ingin fokus bekerja untuk partai.

"Insyallah saya tidak akan atau tidak punya mimpi nyapres atau nyawapres. Saya tidak punya mimpi untuk itu," kata dia, di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (8/2).

Mulfachri mengatakan saat ini dirinya tengah fokus membangun konsolidasi di internal PAN. Bentuknya, pelatihan-pelatihan untuk untuk mencetak para kader sesuai fungsi PAN sebagai partai.

"Saya insyallah punya waktu cukup untuk bekerja untuk kepentingan partai melakukan konsolidasi, melakukan pelatihan, agar partai yang sejatinya organisasi kader kembali ke jati dirinya," aku dia.

Terkait Pilkada 2020, ia tak ingin gegabah dengan menyebut akan menyerahkan keputusan soal pencalonan kepada dewan pimpinan daerah.

[Gambas:Video CNN]
"Jadi saya tidak akan mengatakan atau menjanjikan sesuatu yang tidak mungkin saya kerjakan, misalnya dengan mengatakan, 'oh, nanti saya akan kasih otoritas atau otonomi penuh kepada DPD'," katanya.

"Untuk menyelesaikan soal-soal Pilkada saya kira saya enggak akan lakukan itu karan memang itu menyimpang dari UU," dia menambahkan.

Mulfachri dipastikan menjadi calon ketiga maju sebagai caketum PAN di Kongres ke-5 partai itu. Hal itu dipastikan usai dirinya menyerahkan berkas pendaftaran di kantor DPP PAN, Sabtu (8/2) petang.

Dia untuk sementara akan bersaing dengan dua nama lain, yakni Asman Abnur dan Drajad Wibowo.

Sementara satu nama kuat lain, Zulkifli Hasan dikabarkan bakal maju di hari terakhir pendaftaran atau hari pertama Kongres PAN, Senin (10/2). Pendaftaran Caketum dibuka mulai 8-10 Februari.

PAN bakal memilih calon ketua umum baru dalam kongres ke-5 partai itu di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 10-12 Februari. Kongres akan dihadiri 590 kader PAN mulai dari DPP (pusat), DPW (wilayah/provinsi), hingga DPD (daerah/kabupaten)


(thr/arh)