Majelis Kehormatan Gerindra Sidang Andre Besok soal Jebak PSK

CNN Indonesia | Senin, 10/02/2020 11:44 WIB
Majelis Kehormatan Gerindra Sidang Andre Besok soal Jebak PSK Politikus Gerindra Andre Rosiade. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Majelis Kehormatan Partai Gerindra akan memanggil Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade terkait kasus dugaan penjebakan pekerja seks komersial (PSK) di Padang, Sumatera Barat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya akan melakukan sidang pemeriksaan terhadap Andre. Sidang akan digelar di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Selasa (11/2).

"Andre Rosiade diminta klarifikasinya besok di Majelis Kerhormatan Partai Gerindra untuk menjelaskan segala sesuatu yang terjadi berkaitan dengan persoalan yang ada di Sumbar," kata Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/2).


Dasco menyebut pemeriksaan dilakukan karena kasus tersebut menyita perhatian publik. Gerindra ingin mendapat penjelasan langsung dari Andre guna mendudukkan masalah dengan benar.

Meski begitu, Wakil Ketua DPR RI itu enggan menyampaikan kemungkinan-kemungkinan sanksi untuk Andre. Menurut Dasco, Gerindra baru akan memutuskan tindakan terhadap aksi Andre setelah pemeriksaan.

[Gambas:Video CNN]

"Besok kan baru berita acara klarifikasi saja. Dilihat besok setelah klarifikasi, baru disimpulkan apakah kemudian ada langkah-langkah selanjutnya atau tidak," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, kata Dasco, Gerindra juga akan memberi pengarahan khusus terhadap Andre. Agar di masa mendatang tidak memicu kejadian yang menimbulkan kegaduhan di publik.

"Saudara Andre juga akan dipanggil dan diberikan arahan oleh DPP melalui Pak Muzani sebagai sekjen," ucap Dasco.

Sebelumnya, Polda Sumbar menangkap AS (24) dan NN karena diduga terlibat praktik prostitusi daring melalui aplikasi Michat. Menurut polisi, AS berperan sebagai muncikari, sedangkan NN merupakan pekerja seks komersial (PSK).

Penangkapan kedua orang itu didahului oleh aksi penggerebekan yang dilakukan politisi Gerindra Andre Rosiade. Mulanya, Andre memesan jasa NN lewat ponsel rekannya. Setelah terjadi kesepakatan harga dan lokasi pertemuan, Andre lantas menghubungi kepolisian untuk melakukan penggeledahan.

Pada Sabtu (8/2) malam, Polda Sumbar memberikan penangguhan penahanan untuk NN. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatra Barat, Kombes Stefanus Satake Bayu Setiano mengatakan penangguhan penahanan ditempuh setelah permohonan pihak keluarga dan kuasa hukum. Menurut dia usai proses administrasi rampung, NN langsung dijemput pihak keluarga sekitar pukul 22.00 WIB.
(dhf/sur)