Gerindra Masih Buka Opsi Dukung Pembentukan Pansus Jiwasraya

CNN Indonesia | Kamis, 06/02/2020 20:37 WIB
Gerindra Masih Buka Opsi Dukung Pembentukan Pansus Jiwasraya Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyatakan partainya tak masalah dengan pembentukan pansus maupun panja untuk menyelesaikan masalah di Jiwasraya. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan partainya masih membuka opsi mendukung pembentukan panitia khusus (pansus) untuk menyelesaikan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di DPR.

Muzani menyebut, mekanisme pansus sendiri masih berpeluang dibentuk. Meski saat ini DPR sudah membentuk panja.

"Mekanisme itu nanti akan terbuka ya. Mekanisme itu akan terbuka, apakah kita nanti akan Panja atau Pansus," kata Muzani di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Kamis (6/2).


Muzani berpandangan kasus Jiwasraya menjadi persoalan yang amat mahal bagi pengelolaan keuangan perusahaan BUMN. Ia pun menegaskan manajemen Jiwasraya harus bertanggung jawab atas kesalahan ini baik secara hukum ataupun secara keuangan.

Karena itu, ia menyatakan pengembalian uang milik nasabah Jiwasraya harus diprioritaskan untuk dicari jalan keluarnya oleh manajemen Jiwasraya.

"Dan pengembalian uang nasabah yang merupakan uang rakyat harus menjadi tanggung jawab bagi BUMN yang bersangkutan," kata dia.

Muzani menyatakan pihaknya tak keberatan bila dibentuk Panja atau Pansus sekalipun untuk menangani kasus tersebut. Ia hanya menyerahkan sepenuhnya pada konsensus yang terjadi di DPR untuk memutuskan Panja atau Pansus yang dibentuk DPR.

"Kita terbuka dalam arti pada akhirnya konsensus itu akan tercapai di DPR," kata dia.

Sejauh ini, DPR sudah membentuk 3 Panja di Komisi III, Komisi VI, dan Komisi XI untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Asuransi Jiwasraya mengalami masalah dalam keuangannya. Audit Investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebut keuangan Jiwasraya sudah mengidap masalah sejak 2006.

[Gambas:Video CNN]

(rzr/osc)