Istana Bantah Terima Dokumen Tapol Papua dari Veronica Koman

CNN Indonesia | Senin, 10/02/2020 19:38 WIB
Istana Bantah Terima Dokumen Tapol Papua dari Veronica Koman Istana membantah klaim Veronica Koman yang mengklaim telah menyerahkan dokumen berisi nama-nama tahanan politik Papua ke Presiden Joko Widodo. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Shanti Purwono membantah pernyataan pengacara HAM Veronica Koman yang mengklaim telah menyerahkan dokumen berisi nama-nama tahanan politik Papua ke Presiden Joko Widodo.

Dokumen itu disebut telah diserahkan saat kunjungan Jokowi ke Canberra, Australia.

"Tidak benar kabar itu," ujar Dini saat dikonfirmasi, Senin (10/2).

Dini menyatakan pihak istana juga tak pernah menerima dokumen apapun yang berkaitan dengan nama-nama tapol dan korban tewas Papua. Ia memastikan informasi yang disampaikan Veronica itu salah.

"Yang pasti informasi itu tidak benar," katanya.

Sebelumnya, melalui keterangan tertulis Veronica menyatakan telah menyerahkan dokumen yang memuat nama dan lokasi puluhan tapol Papua kepada Jokowi melalui tim yang ada di Canberra.

Jokowi diketahui tengah melakukan kunjungan kerja ke Australia sejak Jumat (7/2) lalu dan dijadwalkan kembali Senin (10/2).

[Gambas:Video CNN]



Veronica mengatakan, Jokowi pernah membebaskan lima tapol Papua di awal periode kepemimpinan pada 2015.

Namun pada awal periode kedua saat ini, terdapat 57 orang yang dikenakan makar yang sedang menunggu sidang. Langkah ini dinilai hanya akan memperburuk konflik di Papua.

(psp/gil)