Pemerintah Bakal Tangkap WNI Eks ISIS Menyusup ke Indonesia

CNN Indonesia | Rabu, 12/02/2020 15:19 WIB
Mahfud MD menyatakan pemerintah bakal mengantisipasi WNI eks ISIS yang menyusup ke Indonesia melalui jalur-jalur tikus di perbatasan. Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan pemerintah bakal mengantisipasi WNI eks ISIS yang menyusup ke Indonesia melalui jalur-jalur tikus di perbatasan.(CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah bakal mengantisipasi WNI eks ISIS yang menyusup pulang ke Indonesia melalui 'jalur tikus' di wilayah perbatasan. Hal itu lepas dari keputusan pemerintah yang tak akan memulangkan 689 WNI eks ISIS yang tersebar di beberapa wilayah di timur tengah

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Keamanan Mahfud MD menyatakan, pemerintah tak segan menangkap langsung WNI eks ISIS yang berani masuk ke Indonesia.

"Kalau lewat jalur tikus ya ditangkap dong," ujar Mahfud di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (12/2).


Mahfud juga bakal mengantisipasi WNI eks ISIS yang berpura-pura telah membakar paspor. Padahal mereka masuk ke Indonesia melalui jalur gelap di negara-negara bebas visa.


Namun Mahfud enggan merinci lebih lanjut langkah antisipasi yang bakal dilakukan selain mengawasi jalur-jalur yang kemungkinan dilewati.

"Problemnya itu kalau mereka ada yang menyembunyikan paspor, bilang paspornya cuma pura-pura dibakar, lalu lewat jalur gelap melalui negara yang bebas visa untuk masuk ke Indonesia. Kan bisa terjadi," ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

"Itu kita sudah antisipasi, tapi kan enggak harus dibilang ke Anda semua," katanya.

Pemerintah sebelumnya telah memutuskan untuk tak memulangkan 689 WNI eks ISIS ke Indonesia. Pemerintah khawatir ratusan WNI eks ISIS itu menyebarkan virus-virus terorisme di Indonesia jika dipulangkan.

Saat ini ratusan WNI itu terpencar di sejumlah negara seperti Suriah dan Turki. Di Suriah sendiri ada ratusan WNI yang mengungsi dan tersebar di tiga kamp pengungsian.

[Gambas:Video CNN] (psp/osc)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK