Sebelumnya, ia secara pribadi mengaku enggan memulangkan WNI eks ISIS meskipun masih menunggu keputusan akhir rapat bersama kabinet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari identifikasi dan verifikasi ini nanti akan kelihatan," katanya.
Terkait kelanjutan nasib ratusan WNI yang jadi kombatan ISIS, Jokowi menyatakan pemerintah tak lagi berwenang mengurus.
"Itu nanti karena sudah menjadi keputusan mereka [menjadi bagian ISIS]. Tentu saja segala sesuatu mestinya sudah dihitung dan dikalkulasi oleh yang bersangkutan," dalihnya.
Diketahui, Menko Polhukam Mahfud MD menyebut pihaknya tidak akan memulangkan WNI eks simpatisan ISIS, kecuali kalangan anak-anak. Itupun tidak termasuk yang sudah berlatih persenjataan dengan ISIS.
(psp/arh)