Desmond sepakat dengan pemerintah yang memutuskan untuk tidak memulangkan para kombatan atau foreign terrorist fighter (FTF). Sebab memang konstitusi mengatur hal tersebut.
"Tapi apakah semuanya kombatan? Kan tidak, ada istri anaknya. Nah, inilah yang saya bilang tadi pemerintah pro aktif melihat hal ini, pro aktif ini dalam rangka mendata," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desmond meminta pemerintah untuk lebih menitikberatkan pada alasan kemanusiaan soal pemulangan anak-anak. Ia merasa iba jika anak-anak itu menyandang status tanpa kewarganegaraan (stateless).
Jumlah WNI yang hijrah ke Suriah. (CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi) |
Sebelumnya, pemerintah menggelar rapat terbatas khusus membahas keberadaan WNI eks ISIS di Timur Tengah. Pemerintah memutuskan untuk tidak memulangkan 689 orang WNI eks ISIS.
Meski begitu, Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan pemerintah masih mempertimbangkan penanganan anak WNI eks ISIS. Pemerintah sedang menimbang kemungkinan memulangkan anak berusia di bawah 10 tahun.
"Anak-anak di bawah 10 tahun akan dipertimbangkan, tapi case by case. Ya, lihat aja apakah ada orang tuanya atau tidak, yatim piatu," kata Mahfud di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2).
[Gambas:Video CNN] (dhf/pmg)
