Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Seram Timur dan Fakfak

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Minggu, 16/02/2020 08:56 WIB
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Seram Timur dan Fakfak Gempa magnitudo 5,6 mengguncang Seram Timur dan Fakfak pada pukul 06.00 WIB, Minggu (16/2). Ilustrasi gempa. (Istockphoto/ Vchal).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Seram Timur dan Fakfak pada pukul 06.00 WIB pada Minggu (16/2). Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di daerah Seram bagian timur, membuat warga terkejut dan berhamburan berlari keluar rumah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan episenter gempa terletak pada koordinat 3,37 LS dan 131,49 BT, tepatnya di laut pada jarak 97 km arah barat daya Kota Fakfak, Papua Barat, pada kedalaman 16 km.

Getaran gempa juga terasa sampai Sorong. Warga terkejut dengan guncangan yang mencapai skala intensitas II-III MMI.


Namun, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut.

"Sesuai lokasi episenternya, sesar aktif Taminabuan Tengah diduga sebagai pemicu gempa ini. Sesar ini memiliki magnitudo (tertarget) 7,4, sehingga patut diwaspadai keberadaannya," tutur Kepala Badan Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG Daryono.

Ia melanjutkan hasil analisis menunjukkan gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault). Artinya, gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 07.16 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan aktivitas gempa susulan (after shock). Namun, gempa hari ini merupakan gempa kedua di zona aktif Seram, Maluku, pada Februari 2020.

Sebelumnya, gempa kuat dengan magnitudo 5,4 juga terjadi di Kobisonta, Seram Utara Timur Seti, Maluku, yang menimbulkan kerusakan bangunan rumah.

[Gambas:Video CNN]

(bir)