PDIP Umumkan 48 Paslon di Pilkada 2020, Minus Solo dan Medan

CNN Indonesia | Rabu, 19/02/2020 16:45 WIB
PDIP mengumumkan 48 calon kepala daerah yang merupakan kader internal dan mayoritas petahana untuk Pilkada 2020. Sekjen PDIP hasto Kristiyanto mengumumkan 50 pasangan kandidat kepala daerah di Pilkada 2020. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- PDI Perjuangan resmi mengumumkan 48 pasangan calon (paslon) kepala daerah yang diusung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Pengumuman ini merupakan gelombang pertama. Ada sejumlah calon kepala daerah lain yang akan diumumkan di gelombang berikut, termasuk Solo dan Medan. 

Sekretaris Jendral Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto mengumumkan nama-nama tersebut di DPP PDIP, Jakarta, Rabu siang (9/2).

"Hari ini PDIP kembali mempelopori suatu tradisi di dalam Pilkada serentak yang kita jadikan sebagai momentum untuk penguatan kelembagaan kepartaian di dalam menyiapakan pemimpin," kata Hasto.


Nama-nama yang diumumkan pada gelombang pertama ini sebagian besar merupakan kepala daerah petahana atau incumbent.
Di antaranya adalah pasangan Olly Dondokambey - Steven Kandouw, yang merupakan petahana gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut) di Pilkada Serentak 2020.

"Kebanyakan adalah kader PDI Perjuangan sendiri," imbuh Hasto.

Diketahui, jumlah wilayah yang menggelar Pilkada 2020 mencapai 270 daerah, termasuk Solo dan Medan. Pengumuman paslon untuk daerah lainnya akan dilakukan pada gelombang berikutnya.

Berikut nama-nama pasangan calon pasangan dan daerah yang berlaga di Pilkada 2020 dari PDIP disusun berdasarkan daftar yang dibacakan Hasto dan Bambang.

Calon Gubernur - Wakil Gubernur

Provinsi Sulawesi Utara: Olly Dondokambey - Steven Kandouw

[Gambas:Video CNN]

Calon Walikota-Wakil Walikota/Bupati-Wakil Bupati

Serang, Banten: Ratu Tatu Chasanah - Pandji Tirtayasa

Pandeglang, Banten: Irna Narulita - Tanto W Arban

Kabupaten Bantul, DIY: Abdul Halim Muslih - Joko B Purnomo

Ngawi, Jawa Timur: Ony Anwar - Dwi Rianto Jatmiko

Malang, Jatim: H.M Sanusi - Didik Gatot Subroto

Sumenep, Jatim: Achmad Fauzi - Dewi Khalifah

Klaten, Jateng: Sri Mulyani - Aris Prabowo

Grobogan, Jateng: Sri Sumarni - Bambang Pujiyanto

Tiga kader PDIP bersaing untuk diusung di Pilkada Kota Solo 2020, Gibran Rakabuming Raka (kanan), Achmad Purnomo (tengah), dan Teguh Prakosa (kiri).Tiga kader PDIP bersaing untuk diusung di Pilkada Kota Solo 2020, Gibran Rakabuming Raka (kanan), Achmad Purnomo (tengah), dan Teguh Prakosa (kiri). PDIP sendiri belum mengumumkan kandidat yang diusung di Solo. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Demak, Jateng: Eisti'anah - Joko Sutanto

Boyolali, Jateng: Muhammad Said Hidayat - Wahyu Irawan

Wonogiri, Jateng: Joko Sutopo - Sriyono

Sragen, Jateng: Kusdinar Untung Yuni Sukowati - Suroto

Pemalang, Jateng: Agus Sukoco - Eko Priyono

Kabupaten Semarang, Jateng: Ngesti Nugraha - M. Basari

Kota Semarang, Jateng: Hendrar Prihadi - Havearita Gunaryanti Rahayu

Kebumen, Jateng: Arif Sugianto - Ristawati

Blora, Jateng: Arief Rohman - Tri Yuli Setyowati

Purbalingga, Jateng: Dyah Hayuning Pratiwi - H. Sudono

Kota Metro, Lampung: Anna Morinda - Fritz Akhmad Nuzir

Kabupaten Samosir, Sumut: Rapidin Simbolon-Juang Sinaga

Kota Gunungsitoli, Sumut: Lakhomizaro Zebua - Sowa'a Laoli

Hendrar Prihadi, yang belum mampu menyelesaikan kasus penyegelan Gereja Baptis Indonesia (GBI) di Tlogosari Wetan, Semarang, dicalonkan kembali oleh PDIP di Pilkada KOta Semarang.Hendrar Prihadi, yang belum menyelesaikan kasus penyegelan Gereja Baptis Indonesia (GBI) di Tlogosari Wetan, oleh kelompok intoleran, dicalonkan kembali oleh PDIP di Pilkada Kota Semarang. (CNN Indonesia/Aghnia Rahmi Syaja'atul Adzkia)
Kabupaten Nias Selatan, Sumut : Hilarius Duha - Firman Giawaw_

Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut: Dosmar Banjarnahor -Yanto Sihotang

Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumsel: Devi Suhartoni - Innayatullah

Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel: Syafruddin Maming - Andi Rudi Latief

Kota Banjar Baru, Kalsel: Aditya Mufti Ariffin - Ahmad Rifani Iwansyah

Kabupaten Kotabaru, Kalsel: Zairullah Azhar - Zulkipli

Kabupaten Kutai Barat, Kaltim: F.X Yapan - Edyanto Arkan

Kabupaten Paser, Kalimantan Timur: Fahmi Fadli - Sulaiman Eva Merukh

Kota Bontang, Kaltim: Adi Darma - Basri Rase

Kota Balikpapan, Kaltim: Rahmad Mas'ud - Thohari Aziz

Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara: Abu Hasan - Suhuzu

Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah: Herwin Yatim - Mustar Labolo

Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan: Tomy Satria Yulianto - Makassau

Olly Dondokambey, yang dituding Setya Novanto menerima aliran uang kasus e-KTP, kembali dicalonkan sebagai Gubernur Sulut oleh PDIP.Olly Dondokambey, yang dituding Setya Novanto menerima aliran uang kasus e-KTP, kembali dicalonkan sebagai Gubernur Sulut oleh PDIP. Olly sendiri sudah berulangkali membantah tudingan itu. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan: Muhammad Basli Ali - Saiful Arif

Kabupaten Manokwari, Papua Barat: Demas paulus Madacan - Edy Budoyo

Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat: Yosias Saroy - Marinus Madacan

Kabupaten Kaimana, Papua Barat: Rita Terupun - Leonardo Syakema

Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat: Samsudin Angguli - Alfons Sesa

Kabupaten Asmat, Papua: Elisa Kambu - Thomas Eppe Safanfo

Kota Mataram, NTB: Putu Selly Andayani - Abdul Manaf

Sumbawa Barat, NTB: Musafirin - Fuad Syaifuddin

Kabupaten Tidore Kepulauan, Maluku Utara: Ali Ibrahim - Muhammad Sinen

Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku: Benyamin Thomas Noach - Agustinus Lekwadai Kilikily

Kabupaten Maluku Bagian Timur, Maluku: Fachri Husni Alkatiry - Aribi kelian

Tasikmalaya, Jabar: Ade Sugiyanto - H. Cecep Nurul Yakin

Cianjur, Jabar: Herman Suherman - Tb. Mulyana Syahrudin

(rzr/arh)